Pantau Flash
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Usai Luncurkan Apple Card, Apple TV+ Siap Saingan dengan Netflix

Headline
Usai Luncurkan Apple Card, Apple TV+ Siap Saingan dengan Netflix Apple TV (Foto: AP Photo/Tony Avelar)

Pantau.com - Perusahaan raksasa Apple, Selasa (20 Agustus 2019) meluncurkan kartu kredit generasi smartphone di Amerika dan akan segera memperkenalkan layanan berlangganan streaming televisi ke pasar yang terus berkembang pesat.

Langkah penting Apple untuk meluncurkan kartu kredit generasi telepon pintar (smartphone) dan segera memasarkan layanan berlangganan streaming televisi itu, dilakukan selagi perusahaan teknologi informasi raksasa itu ingin lebih menekankan konten digital dan layanan lainnya, untuk mengimbangi menciutnya pasar smartphone yang dulu sangat laris.

Peluncuran Kartu Apple yang dirancang khusus untuk penggemar iPhone itu dilakukan seiring dengan adanya laporan, bahwa titan teknologi itu ingin meluncurkan layanan streaming TV+ sebelum Disney menayangkan program serupa, dengan saingan iPhone pada bulan November mendatang.

Baca juga: Mercedes-Benz S 600 Guard Bakal Jadi Mobil Baru Jokowi, Harganya Selangit!

Apple TV+ akan meluncurkan sejumlah kecil konten asli dan kemungkinan harga berlangganan sebesar $9,99 per bulan, menurut laporan Bloomberg yang mengutip orang-orang yang mengetahui rencana itu.

Biaya itu akan lebih tinggi dari yang diminta oleh para “pemain” lain, seperti Netflix dan Amazon Prime serta biaya berlangganan yang diumumkan oleh layanan Disney+ yang akan diluncurkan pada 12 November mendatang.

Apple dilaporkan telah mengalokasikan lebih dari $6 miliar untuk program-program TV+ hasil produksinya sendiri. Sejumlah kecil di antara program-program itu akan tersedia ketika layanan itu mulai berjalan.

Iklan untuk acara “The Morning Show” yang dibintangi oleh Jennifer Aniston, Reese Witherspoon dan Steve Carrell mulai bermunculan di Twitter.

Acara itu akan ditayangkan pada musim gugur mendatanguntuk mereka yang berlangganan Apple TV+.

Dengan banyaknya para bintang Hollywood yang direkrutnya, Apple pada bulan Maret lalu meluncurkan program streaming video berikut penawaran berlangganan berita dan game sebagai bagian dari upaya untuk mengalihkan fokusnya ke konten dan layanan digital dalam upaya membebaskan diri dari ketergantungannya pada penjualan iPhone.

Layanan Apple TV+, yakni layanan berlangganan berdasarkan permintaan dan bebas iklan, akan diluncurkan tahun ini di 100 negara, kata perusahaan itu pada acara peluncuran layanan tersebut.

"Kami merasa bahwa kami dapat menyumbangkan sesuatu yang penting bagi budaya dan masyarakat melalui penayangan kisah-kisah yang hebat,” kata kepala eksekutif Apple Tim Cook ketika mengumumkan layanan itu.

Baca juga: SIM Bisa Jadi e-Money Akan Grand Launching 22 September, Bedanya Apa Ya?

Apple hanya mengungkapkan beberapa program yang sedang dikerjakan, tetapi menyatakan akan berkolaborasi dengan kalangan selebriti, termasuk Octavia Spencer, J.J. Abrams, Jason Momoa dan M. Night Shyamalan.

Apple ingin memanfaatkan posisinya dengan sekitar 900 juta orang di seluruh dunia yang menggunakan sedikitnya salah satu perangkatnya.

Perusahaan raksasa itu telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan baru berlangganan game online yang disebut Apple Arcade secara internasional akhir tahun ini.

Kartu kredit Apple yang mulai tersedia pada hari Selasa (20/8) lalu yang menggandeng Goldman Sachs terintegrasi dengan Apple Pay. Goldman Sachs adalah bank investasi dan jasa keuangan multinasional yang berbasis di Kota New York.

Kartu kredit itu dirancang menggunakan perangkat pembelajaran dan pemetaan pola belanja penggunanya untuk memungkinkannya melacak pengeluaran, dan memberikan berbagai opsi pembayaran yang menunjukkan biaya bunga untuk masing-masing opsi.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi