Waduh, BPS Peringatkan Kenaikan Harga Minyak Bisa Berdampak ke Inflasi

Masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan empat mengisi bahan bakar.Masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan empat mengisi bahan bakar.

Pantau.com Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti mengatakan kenaikan harga minyak dunia dikhwatirkan akan berpengaruh pada kenaikan inflasi. Tahun ini, pemerintah mematok target inflasi 3,5%.

Harga minyak pada Senin (15/1/2018) jenis Breth North Sea, diperdagangkan  tiga sen lebih rendah di US$69,84 per barel pada pukul 15.22 GMT (atau 22.22 WIB, 15/1/2018), setelah naik di atas US$70 per barel di awal sesi. Di sisi lain, minyak mentah berjangka Amerika, West Texas Intermediate (WTI), naik 22 sen menjadi US$64,52 per barel.

Yunita mengatakan kontribusi harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap inflasi masih besar. “Pengalaman tahun sebelumnya, kalau ada kenaikan harga BBM di domestik maka akan berpengaruh pada inflasi,” ujar Yunita.

Menurut Yunita, kenaikan harga minyak membawa dampak baik langsung ataupun tidak langsung. Dampak yang dimaksud, mendorong kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan biaya transportasi. “Makanya kita minta agar amat sangat dijaga,” lanjutnya.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti