Waduhhhh! Harga Beras Meroket, Pembeli di Pasar Induk Mengeluh

Pasar Beras Induk Cipinang (Foto: Pantau.com/Ratih)Pasar Beras Induk Cipinang (Foto: Pantau.com/Ratih)

Pantau.com Pascalibur tahun baru, harga beras terus meroket. Herman (52), salah satu pembeli di Pasar Induk Beras Cipinang, mengatakan kenaikan harga terjadi disemua jenis beras. 

“Naik semua harganya dan biasanya gak sampe Rp500ribuan (per karung/50kg). Sekarang sedang tinggi,” ujar Herman, Senin (8/1/2017). Pembeli asal Mampang, Jakarta Selatan ini mengaku sudah sebulan merasakan kenaikan harga beras. 

Pengalaman senada dirasakan Wahyu (47) yang ditemui Pantau.com Senin pagi Dia mengaku merasakan harga kenaikan cukup tinggi hingga lebih dari Rp50 ribu per karung.

“Biasanya Rp450 ribu (per karung 50kg) udah dapat yang bagus tapi sekarang

berasnya kuning. Yang kayak gini nih, biasa Rp450 ribu sekarang Rp565 ribu,” kata Wahyu. 

Menurut Wahyu, kenaikan harga beras saat ini lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga beras awal tahun lalu. “Penyebab kenaikan biasanya musim kali ya belum panen. Awal tahun lalu naik juga tapi tidak setinggi sekarang,” ucapnya.

Sementara itu salah satu pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta Pusat, Alex mengatakan stok beras aman. “Kenaikan sampai Rp1000 per kilo. Semua jenis naiknya kisaran segitu,” ujarnya.

Alex mengatakan perubahan harga biasanya baru terasa di bulan ketiga karena memasuki masa panen. Dia menganggap kenaikan harga beras tak masalah bagi pembeli karena harga-harga kebutuhan lainnya ia sebut naik. “Tidak ada masalah (pembeli). Beras naik Rp12 ribu sampai Rp13 ribu per kg harga tapi harga yang lain-lain juga kan naik juga,” katanya

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti