Pantau Flash
Anies Tegaskan Tak Batasi Jumlah Kendaraan di Jalan saat Jakarta PSBB
Polda Metro Jaya: Tak Ada Penutupan Akses Keluar-Masuk Jakarta Selama PSBB
Kabar Duka, Penyanyi Glenn Fredly Meninggal Dunia
Kemenkes: Orang Terinfeksi COVID-19 Bisa Tularkan ke Hewan
Dua Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

Wapres Ma'ruf Amin Bisiki Pengembang Bisnis Properti

Wapres Ma'ruf Amin Bisiki Pengembang Bisnis Properti Wapres Ma\'ruf Amin (Foto: Antara)

Pantau.comWakil Presiden Ma'ruf Amin berharap para pengembang properti turut memperhatikan aspek sosial dalam membangun hunian baru bagi masyarakat, dengan mengedepankan budaya kebersamaan untuk menghindari penyebaran paham-paham radikal.

"Konsep pengembangan perumahan milenial dengan mengedepankan budaya kebersamaan, saling mengawasi dan religiusitas perlu dipertahankan; sehingga potensi pengembangan paham-paham yang menyimpang, radikalisme, dapat dicegah untuk muncul," kata Wapres Ma'ruf saat membuka Indonesia Properti Expo (IPEX) Tahun 2020 di JCC Senayan Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Wapres juga meminta para pengembang tidak hanya mengutamakan konsep modernitas dalam membangun hunian baru bagi para milenial, melainkan memperhatikan kondisi lingkungan dalam proses pembangunannya.

Baca juga: Wapres Ma'ruf: Pariwisata Sektor Prioritas Bangun Ekonomi Bangsa

Selain memperhatikan analisis dampak lingkungan (amdal), Wapres meminta para pengembang juga menciptakan hunian dengan sanitasi dan air bersih, khususnya bagi perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Saya minta kepada para pengembang perumahan, baik untuk MBR maupun non-MBR, harus memperhatikan ketersediaan air bersih dan sistem sanitasi yang baik dalam pembangunan rumah," ujarnya menegaskan.

Instalasi air bersih dan sanitasi itu, lanjut Wapres, turut mempengaruhi kualitas pertumbuhan balita dan anak-anak yang tinggal di perumahan tersebut; khususnya dalam upaya menurunkan angka kekerdilan pada anak atau stunting.

Baca juga: Terus Diterpa Hoax, Ma'ruf Amin Bakal Buat Laporan Polisi?

Dengan ambisi Pemerintah untuk menurunkan angka stunting nasional dari 27,67 persen di 2019 menjadi 14 persen di 2024, Wapres Ma'ruf berharap para pengembang dapat turut berpartisipasi dalam mewujudkan target tersebut.

"Ketersediaan air bersih dan sistem sanitasi yang baik berpengaruh pada risiko stunting yang harus kita tekan bersama angkanya untuk kebaikan generasi yang akan datang.

Oleh karena itu, kita semua harus membantu termasuk juga program penyediaan rumah yang mengarah untuk memperkecil stunting," ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: