Wow! Data Inflasi Dongkrak IHSG Menguat 39,70 Poin

Headline
Gedung BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)Gedung BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 39,70 poin, atau 0,60 persen menjadi 6.638,16 pada pembukaan perdagangan pasar saham, Jumat (2/2/2018). Di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 9,95 poin (0,90 persen) menjadi 1.115,02.

“Investor kembali melakukan aksi beli sehingga IHSG kembali bergerak di area positif,” kata Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada. 

Menurutnya, aksi investor itu seiring dengan sentimen data inflasi Januari 2017 yang cukup terkendali. Sehingga ruang bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup terbuka.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Januari 2018 sebesar 0,62 persen, sehingga inflasi tahun ke tahun (year on year) 3,25 persen. Disebutkan, inflasi Januari 2018 itu lebih kecil dibanding dengan inflasi Desember 2017 sebesar 0,71 persen serta inflasi Januari 2017 sebesar 0,97 persen.

Reza mengatakan sentimen kinerja emiten tahun buku 2017 yang diproyeksikan tumbuh juga turut menjadi salah satu faktor pemicu investor untuk kembali melakukan akasi beli saham.

“Namun, investor diharapkan tetap waspada mengingat sebagian investor masih berada dalam posisi aksi ambil untung,” lanjutnya.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere mengatakan, realisasi penanaman modal tahun ini akan tetap tinggi. Menurutnya, optimisme terhadap tingginya minat investor di tahun politik juga tercermin pada realisasi penanaman modal tahun lalu.

Berbeda dengan IHSG, sejumlah bursa regional justru mengalami pelemahan. Mengutip Antara, indeks bursa Nikkei turun 312,39 poin (1,33 persen) ke 23.173,72. Indeks Hang Seng melemah 23,27 poin (0,07 persen) ke 32.618,82 dan Straits Times melemah 11,21 poin (0,32 persen) ke posisi 3.536,44.

Tim Pantau
Penulis
Martina Prianti