Pantau Flash
Kematian Babi Akibat Virus ASF di NTT Mencapai 22.000 Ekor
Rakyat Rusia Setuju Presiden Vladimir Putin Berkuasa hingga 2036
Bansos Rp300 Ribu Hanya Dibagikan Sebulan Sekali Mulai Juli untuk Warga DKI
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Tembus 60.000 per 3 Juli
Presiden Jokowi Bersyukur Status Indonesia Naik Menengah ke Atas

Yenny Wahid Persilakan Pegawai Garuda yang Merasa Dilemahkan Mendatanginya

Yenny Wahid Persilakan Pegawai Garuda yang Merasa Dilemahkan Mendatanginya Yenny Wahid. (Foto: Antara/Arif Firmansyah)

Pantau.com - Komisaris Independen baru Garuda Indonesia Yenny Wahid mengimbau kepada semua pekerja dan karyawan, termasuk pegawai wanita yang merasa dilemahkan boleh mendatangi dirinya.

"Bukan cuma di Garuda, perusahaan lain manapun di mana pekerjanya merasa dalam posisi yang dilemahkan karena ada relasi kekuasaan tidak seimbang yang terjadi di dalamnya, boleh datang ke saya," ujar Yenny Wahid di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir: Adanya Yenny Wahid Bisa Lindungi Pegawai Perempuan di Garuda

Yenny mengatakan bahwa semua orang, siapa pun dia, yang merasa berada dalam posisi terlemahkan harus dilindungi.

"Bukan cuma masalah Garuda saja, semua perusahaan. Bukan cuma pekerja yang berada di perusahaan BUMN, namun juga pekerja-pekerja di perusahaan lain pun akan kita bantu," katanya.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan penunjukan politisi Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen baru Garuda Indonesia bertujuan untuk melindungi karyawan dan pramugari wanita di maskapai pelat merah tersebut.

Erick mengatakan bahwa kapabilitas dan kemampuan Yenny Wahid tidak usah lagi dipertanyakan, mengingat Yenny Wahid merupakan figur atau sosok yang bagus.

Dengan adanya Yenny Wahid, kata Erick, para pramugari dan karyawan wanita Garuda setidaknya ada yang melindungi mereka atau bisa diajak bicara.

Baca juga: Erick Thohir Sanjung Yenny Wahid yang Jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia

Yenny Wahid sendiri memiliki latar belakang di bidang pergerakan wanita dan posisinya di Garuda merupakan komisaris independen yang menjadi wakil publik atau masyarakat serta bukan wakil siapa-siapa.

Nama Yenny Wahid masuk dalam tim dewan komisaris baru Garuda Indonesia, di mana putri almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid tersebut ditempatkan sebagai komisaris independen.

Maskapai Garuda Indonesia telah menetapkan komisaris utama dan direktur utama baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB yang digelar Rabu (22/1).

Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf ditetapkan sebagai komisaris utama, mendampingi mantan Direktur PT Inti Irfan Suraputra yang ditunjuk sebagai drektur utama Garuda Indonesia.

Selain Triawan, beberapa sosok populer termasuk politisi Yenny Wahid dan pengusaha Peter F Gontha masuk sebagai komisaris independen maskapai pelat merah tersebut.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: