139 KPM di Depok Tak Terima Beras Bansos karena Rusak

Headline
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am

Pantau – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menegaskan bahwa penguburan beras bansos Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan merk ‘Beras Kita’ yang dilakukan PT Indah Berkah Bersaudara (JNE Depok) tidak laik disalurkan ke 139 Keluarga Penerima Manfaat (KPM.

“Menurut JNE, beras bansos ini rusak karena basah kehujanan, sehingga tak laik dibagikan ke 139 KPM,” ungkap Ramadhan saat menggelar konferensi pers seperti dilihat tim Pantau.com dari tv swasta, Selasa (2/8/2022).

Sementara itu, lanjut Ramadhan, dari keterangan Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial ( Ditjen PSKBS) Kementerian Sosial (Kemensos) diketahui bahwa pihak JNE hanya bekerja sama dengan pihak PT DNR (vendor) dan menerima pekerjaan dari Perusahan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog).

“Maka tindak lanjutnya adalah membuat administrasi dan menyelidiki terkait penyalahgunaan distribusi beras bansos sembako dan melaksanaan pemeriksaan dokumen pengadaan bantuan COVID-19, serta pemusnahan sembako yang tidak disalurkan,” tegas Ramadhan.

“Artinya masih dalam proses penyelidikan,” tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino