29 Hari Brigadir J Tewas: Bharada E Tersangka, Ferdy Sambo Muncul ke Publik dan Minta Maaf

Headline
Brigadir J dan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (Dok: Istimewa)

Pantau – Babak baru kasus tewasnya Brigadir J alias Nopryansyah Yoshua Hutabarat semakin menarik diperbincangkan usai penetapan tersangka Bharada E dan kemunculan Ferdy Sambo ke publik.

Tepat memasuki Jumat (5/8/2022), artinya sudah memasuki hari ke-29 setelah meninggalnya Brigadir J di tangan Bharada E alias Richard Eliezer. Brigadir J dan Bharada E merupakan dua dari tujuh ajudan atau aide de camp (ADC) Irjen Ferdy Sambo semasa menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Sejak hampir sebulan kasus ini bergulir, ada dua momen yang dinanti publik, termasuk kedua belah pihak baik itu keluarga Brigadir J maupun pihak Ferdy Sambo yang menanti keputusan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penetapan tersangka Bharada E

Bareskrim Polri menetapkan Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Bharada E langsung ditahan. Saat ini Bharada E masih berada di Bareskrim.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, tentu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka dan akan langsung kami tangkap dan ditahan,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian dalam keterangannya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Menurut Andi, tim penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan, sehingga sudah bisa menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J.

“Sudah dapat menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” katanya.

Andi, menegaskan penyidikan kasus ini tidak berhenti sampai penetapan Bharada E sebagai tersangka.

“Pemeriksaan ataupun penyidikan tidak berhenti sampai di sini,” ujar Andi.

Dalam kasus ini, masih ada sejumlah saksi yang akan diperiksa. “Ini tetap berkembang sebagaimana rekan-rekan ketahui, ada beberapa saksi lagi yang akan kita lakukan pemeriksaan beberapa hari ke depan,” tuturnya.

Ferdy Sambo muncul dan minta maaf ke publik

Kadiv Propam nonaktif (kini dimutasi ke Yanma Polri) Irjen Ferdy Sambo telah hadir di gedung Bareskrim Polri guna memenuhi panggilan tim penyidik terkait kasus penembakan yang menewaskan ajudannya, yaitu Brigadir Nofryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Saat tiba di Bareskrim Polri, Sambo sempat menyampaikan sepatah dua patah kata soal kasus tragis tersebut. Dengan nada suara sedikit serak, ia mengucapkan rasa belasungkawa kepada pihak keluarga Brigadir J atas kasus itu.

“Kepada keluarga saya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yoshua,” kata Sambo di depan awak media pada Kamis (4/8/2022).

Ia juga memohon doa kepada masyarakat agar trauma yang dialami oleh istrinya hingga anak-anaknya segera pulih.

“Saya mohon doa istri saya pulih dari trauma dan anak-anak saya, terima kasih,” ujarnya.

Sebelum masuk untuk pemeriksaan, Sambo juga menyampaikan permaintaan maaf kepada institusi Polri atau Korps Bhayangkara.

“Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri,” katanya.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino