Berkas Lengkap, Indra Kenz Segera Diadili di Pengadilan Negeri Tangerang

Headline
Tsangka kasus afiliator Binomo,Indra Kenz, menyampaikan permohonan maaf saat gelar barang bukti di Jakarta, Jumat (25/3/2022). ANTARA FOTO/Adam Barik

Pantau – Kasus penipuan dan investasi bodong dengan tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz segera disidangkan.

Berkara perkara telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan ke Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa siang (2/8/2022).

“Jaksa penuntut umum (JPU) pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) dan jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan telah melaksanakan pelimpahan berkas perkara atas nama terdakwa Indra Kesuma alias Indra Kenz dalam perkara dugaan tindak pidana judi online dan/atau penyebaran berita bohong (hoaks) melalui media elektronik dan atau penipuan/perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang ke Pengadilan Negeri Tangerang,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis, Selasa (2/8/2022).

Jaksa penuntut umum berpendapat Indra Kenz akan didakwa melanggar Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) dan atau Pasal 45 A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Pasal 378 KUHP.

Penyidik menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, termasuk Indra Kenz, dalam perkara tersebut, yakni Fakar Suhartami Pratama, Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurahadi, Vanessa Khong (kekasih Indra Kenz), Rudiyanto Pei (ayah Vanessa Khong) dan Nathania Kesuma (adik Indra Kenz).

Dalam perkara itu, total kerugian dari 108 korban penipuan Indra Kenz mencapai Rp73,1 miliar.

Penyidik telah menyita barang bukti dan aset tersangka, di antaranya dokumen dan barang bukti elektronik, kendaraan mobil Tesla, dua unit rumah di Sumatera Utara, dan satu unit rumah beserta tanah di Tangerang Selatan, 12 jam tangan mewah berbagai merek, dan uang tunai Rp1,64 miliar.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan