Digdayanya Irjen Ferdy Sambo ‘Kendalikan’ 31 Polisi untuk Tutupi Kejahatan Tewasnya Brigadir J

Headline
Irjen Ferdy Sambo datangi Bareskrim Polri untuk diperiksa (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Salah satu pelaku pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat sekaligus bekas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo punya kedigdayaan lantaran mampu mengendalikan 31 personel Polri demi menutupi kasus yang melibatkan dirinya.

Hal ini terungkap saat konferensi pers Polri yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di ruang Rupatama, Mabes Polri, Selasa (9/8/2022). Dalam pernyataannya, Kapolri melalui Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi membeberkan ada 31 anggota Polri terlibat kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Kami menjelaskan bahwa 31 personel yang melanggar kode etik Polri, dari Bareskrim Polri ada 2 personel, satu pamen dan satu pama. Divpropam Polri ada 21 personel, perwira tinggi 3, perwira menengah 8, perwira pertama 4 personel, bintara 4, dan tamtama 2 personel. Kemudian personel Polda Metro Jaya ada 7 personel, perwira pangkat menengah 4 personel dan perwira pertama 3 personel,” kata Agung.

Sementara itu, Kapolri juga mengungkapkan sebelumnya ada 4 personel Polri mendapat tempat khusus di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Setelah diusut lebih lanjut, jumlah personel ini kemudian bertambah menjadi 11 anggota Polri.

“Kita juga telah melakukan penempatan khusus 4 personel beberapa waktu yang lalu, kini juga bertambah menjadi 11 personel Polri yang ditempatkan di tempat khusus. 1 personel Polri bintang 2, 2 personel Polri bintang 1, 2 Kombes, 3 AKBP, 2 Kompol, dan 1 AKP. Ini kemungkinan masih bisa bertambah,” tegas Kapolri.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino