Indra Kenz Didakwa Lakukan Judi Online hingga TPPU Kasus Binomo

Headline
Tsangka kasus afiliator Binomo,Indra Kenz, menyampaikan permohonan maaf saat gelar barang bukti di Jakarta, Jumat (25/3/2022). ANTARA FOTO/Adam Barik

Pantau – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa afiliator Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz melakukan tindak pidana judi online. Indra Kenz juga didakwa melakukan penyebaran berita bohong yang mengakibatkan kerugian konsumen melalui transaksi elektronik.

“Terdakwa selaku afiliator Binomo telah menyebarkan informasi berupa video yang membuat para saksi korban tanpa sadar telah melakukan permainan yang memuat perjudian pada situs Binomo,” kata jaksa penuntut umum saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat (12/8/2022).

Indra Kenz menghimpun para korban melalui berbagai media sosial. Korban dirayu dengan permainan Binomo yang diklaim menguntungkan.

“Bahwa akibat perbuatan terdakwa para korban mengalami kerugian yang besar dengan rincian ada 144 korban dengan total Rp 83.365.707.894,” kata jaksa,” ungkap Jaksa.

Lebih lanjut, Indra Kenz juga dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pasal yang didakwa yakni Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) dan atau Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tim Pantau
Editor
Muhammad Rodhi