Kerugian Negara Hampir Rp3 Triliun, Kejagung Periksa Direktur Human Capital Managemen Waskita

Gedung Waskita Karya di kawasan MT HaryonoGedung Waskita Karya di kawasan MT Haryono.

Pantau – Tim penyidik Jampidsus Keksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua saksi terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana BUMN PT Waskita Karya dan Waskita Beton Precast, Tbk, pada 2006-2020, Senin (3/10/2022).

“Memeriksa 2 (dua) orang saksi terkait perkara dugaan korupsi dalam penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan dari beberapa bank yang dilakukan oleh PT Waskita Karya (persero) Tbk. Dan PT Waskita Beton Precast, Tbk,” ujar Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Senin (3/10/2022).

Saksi tersebut adalah, P (Supervisor SCM), dan HS (Direktur Human Capital Management (HCM) pada PT Waskita Karya (persero) Tbk).

Diberitakan, kasus ini terjadi pada kurun tahun 2016 hingga 2020, terkait dugaan melakukan perbuatan melawan hukum, menyalahgunakan wewenang dengan melakukan pengadaan fiktif,

Pengadaan barang diduga tidak dapat dimanfaatkan, dan beberapa pengadaan tidak dapat ditindaklanjuti.

Menurut Kejagung modus, berupa pengadaan fiktif dengan meminjam bendera beberapa perusahaan dengan membuat surat pemesanan material fiktif.

Atas perbuatan para tersangka, Kejagung menduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,58 triliun.

Kejagung telah menetapkan Empat tersangka, yakni Agus Wantoro, Benny Prastowo, Agus Prihatmono dan Anugriatno. [Laporan: Syrudatin]

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni