Pengacara Beberkan Alasan Bharada E Tembak Brigadir J

Headline
Kerabat memegang foto mendiang Brigadir J saat pemakaman kembali jenazah setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022).ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.

Pantau – Pelaku penembak Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat, yakni Bharada E alias Richard Eliezer melalui pengacaranya Deolipa Yumara mengungkapkan perintah tak bisa ditolak lantaran kewajiban dan kepatuhan terhadap atasan.

Deolipa juga menuturkan bahwa sebagai seorang bawahan yang menuruti perintah atasan merupakan hal yang sangat lumrah.

“Ya namanya kepolisian, dia harus patuh perintah sama atasan,” kata Deolipa di gedung Bareskrim Polri, Senin (8/8/2022) malam.

“Kita juga kalau jadi karyawan patuh perintah sama pimpinan kita kan, sama sajalah,” sambungnya.

Bharada E mulai buka suara terkait insiden tewasnya Brigadir J. Melaui pengacaranya, Bharada E mengaku diperintah atasan untuk menembak Brigadir J.

“Iya, dia diperintah oleh atasannya. Atasan langsung, atasan yang dia jaga,” kata kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara, Minggu (7/8/2022).

Deolipa menjelaskan bahwa Bharada E mengaku menerima perintah dari atasannya untuk membunuh Brigadir J.

“Iya, perintahnya untuk melakukan tindak pidana pembunuhan,” jelasnya.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino