Polda Metro Koordinasi dengan KPK Periksa Mario Dandy

Headline
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo saat diwawancarai di Jakarta, Jumat (19/5/2023). ANTARA

Pantau – Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa putra mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satriyo (20).

“Kami sudah sudah dikoordinasikan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Kami fasilitasi kehadiran saksi tersebut pada proses penyidikan KPK,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/5/2023).

Trunoyudo mengatakan saat ini Mario masih berada di dalam rutan Polda Metro Jaya, sejak 6 Maret 2023 lalu. Dia mendekam di rutan usai ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap David Ozora.

“Mario masih berada di rutan Polda Metro Jaya usai ditetapkan tersangka sejak 6 Maret 2023,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK berencana melakukan pemeriksaan terhadap Mario Dandy Satriyo sebagai saksi untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, yang juga ayahnya, Rafael Alun Trisambodo, Senin ini.

“Benar, hari ini bertempat di Polda Metro Jaya, tim penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi Mario Dandy Satriyo,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

Mario akan dimintai keterangan oleh penyidik terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Rafael Alun.

Selain itu, dalam kasus serupa, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat saksi lainnya dari pihak swasta, yakni Oki Hendarsanti, Ujeng Arsatoko, Fransiskus Xaverius Wijayanto Nugroho dan Jeffry Amsar.

Tim Pantau