Polisi Beberkan Pelaku Penabrak PJR di Tol Pancoran Beli Pelat RFH Palsu Demi Hindari Ganjil Genap

Headline
Penampakan mobil pelat RFH yang menabrak PJR di Tol Pancoran. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Pengendara mobil pelat RFH yang menabrak PJR Ditlantas Polda Metro Jaya di Tol Pancoran mengaku membeli pelat palsu tersebut demi menghindari kebijakan ganjil genap yang diberlakukan Polda Metro Jaya.

“Pelat yang terpasang RFH merupakan pelat palsu, tidak dikeluarkan secara sah,” kata Plh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Edy Purwanto, Sabtu (6/8/2022).

Selain itu, Edy mengungkapkan dari pengakuan pelaku bahwa peat palsu itu dibeli secara online.

“Yang bersangkutan, sesuai keterangannya, mendapatkan (pelat RFH) beli secara online,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah menetapkan pengemudi mobil Daihatsu Terios berpelat RFH yang menggunakan strobo hingga menabrak PJR di Tol Pancoran sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. Diduga melanggar Pasal 311 ayat 3 UU LLAJ,” kata Edy.

Berikut bunyi Pasal 311 ayat 3 UU LLAJ:

“Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang mengakibatkan kecelakaan yang mengakibatkan korban luka dipidana paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak Rp8.000.000,00 (delapan juta rupiah)”.

Namun pihak kepolisian belum merinci soal penahanan dan identitas pengemudi tersebut.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino