Polri: FS Panggil RR dan RE untuk Bunuh Brigadir J

Headline
Delapan ajudan Kadiv Propam Ferdy Sambo. Salah satu yang menggunakan baret biru tua diduga Bharada E. (Foto: Istimewa)

Pantau – Tersangka Irjen Ferdy Sambo alias FS memanggil Bripka Ricky Rizal alias RR dan Bharada Richard Eliezer alias RE untuk membunuh Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J lantaran diduga telah melecehkan istrinya Putri Candrawathi.

“Oleh karena itu, tersangka FS memanggil tersangka RE dan tersangka RE untuk merencanakan pembunuhan terhadap Yoshua,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat konferensi pers di hadapan wartawan di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).

Sebelunya diberitakan, dalam keterangan kepada penyidik, Irjen Ferdy Sambo menyampaikan alasannya menghabisi nyawa Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

“Saya ingin menyampaikan satu hal bahwa di dalam keterangannya, tersangka FS menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC, mengalami tindakan yang merendahkan harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan almarhum Yoshua,” ujar Andi.

Dalam keterangan pers Selasa malam (9/8/2022), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan status Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka. Bahkan Irjen Sambo merupakan otak dari pembunuhan Brigadir J.

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka, menurut peran masing-masing, penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto 55, 56 KUHP. Dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan penembakan dilakukan Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo. Namun belum diketahui apakah Sambo ikut menembak Brigadir J.

“Penembakan terjadi atas perintah FS (Ferdy Sambo) dengan senjata milik R. Terkait apakah FS ikut menembak, ini sedang dilakukan pendalaman,” kata Listyo.

Ferdy Sambo juga membuat kesan seolah terjadi baku tembak. Ia menggunakan senjata milik Brigadir J dan menembakkan ke arah dinding berkali-kali.

Atas perbuatannya, Ferdy Sambo terancam hukuman mati. Dia dianggap bertanggung jawab atas tewasnya Brigadir J pada Jumat (8/7/2022) di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Berikut empat tersangka dan perannya dalam pembunuhan Brigadir J:

1. Bharada RE telah melakukan penembakan terhadap korban.
2. Bripka RR sebagai turut membantu dan menyaksikan penembakan korban.
3. KM sebagai turut membantu dan menyaksikan penembakan korban.
4. Irjen Pol FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas FS di Duren Tiga.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino