Tante Brigadir J: Komandan Ponakan Saya Belasungkawa, Terlambat!

Headline
Keluarga almarhum Brigadir Pol Yushua di makam sebelum pembongkaran.(ANTARA/Nanang Mairiadi)

Pantau – Rohani Simanjuntak, tante Brigadir J alias Norpyansyah Yoshua Hutabarat merasa kecewa lantaran Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo terlambat menyampaikan belasungkawa atas tewasnya sang keponakan dalam kasus penembakan antarpolisi di Kompleks Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Kalau dari keluarga, pernyataan belasungkawa yang disampaikan Ferdy Sambo itu sudah terlambat ya. Itu sudah sangat terlambat setelah berapa lama anak kami meninggal dunia,” tegas Rohani, Kamis (4/8/2022).

Rohani menilai pesan belasungkawa Ferdy Sambo juga tidak memunculkan rasa bahagia di keluarga besar Brigadir J, bahkan Rohani menyebutkan bahwa pernyataan Ferdy Sambo percuma.

Rohani juga kecewa dengan sikap Irjen Ferdy Sambo sebagai komandan dari almarhum keponakannya tersebut. Apalagi, kejadian penembakan antarpolisi yang menewaskan Brigadir J dan meliatkan Bharada E berada di rumah dinas Ferdy Sambo.

“Bapak Ferdy Sambo itu selaku dia yang punya rumah, lalu komandannya anak kami, dan baru hari ini dia sampaikan belasungkawa itu, kami dari keluarga almarhum Brigadir J sangat merasa kecewa, kami sangat kecewa,” tutur Rohani.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo telah tiba di kantor Bareskrim Polri sekitar pukul 09.54 WIB pagi tadi.

Seperti diketahui, Tim khusus akan memeriksa Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo hari ini.

Irjen Ferdy Sambo akan diperiksa terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J dalam baku tembak dengan Bharada E.

Jadwal pemeriksaan Irjen Sambo dibenarkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, Rabu (3/8/2022).

“Iya, betul. Dijadwalkan besok (hari ini),” kata Andi Rian.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino