Usai Cabut BAP, Irjen Teddy Minahasa akan Dikonfrontasi dengan Tersangka Lain Pagi Ini

Headline
Tersangka kasus peredaran narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa (tengah) berjalan menuju ruang tahanan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/10/2022). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.Tersangka kasus peredaran narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa (tengah) berjalan menuju ruang tahanan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/10/2022). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.

Pantau – Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa akan dikonfrontasi dengan tersangka kasus narkoba lainnya. Konfrontasi akan dilakukan hari ini, Senin (21/11/2022).

“Betul, akan dikonfrontir besok (hari ini),” kata Pengacara Teddy, Hotman Paris seperti dikutip Antara, Minggu (20/11/2022).

Teddy akan dipertemukan dengan sejumlah tersangka lain. Di antaranya mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara.

Sebelumnya, Teddy mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hotman mengklaim bahwa barang bukti narkotika yang dijadikan barang bukti dalam kasus yang menjerat kliennya ternyata tidak ada kaitannya dengan kliennya.

Namun langkah Teddy ini tidak akan menghentikan proses hukum. Penyidik Polda Metro Jaya telah mengantongi empat alat bukti untuk menetapkan Teddy sebagai tersangka pada Jumat (14/10/2022).

Yang bersangkutan saat ini telah menjalani penahanan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya terhitung sejak Senin (24/10/2022).

Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan Irjen Pol Teddy Minahasa diduga telah memerintahkan anak buahnya untuk menyisihkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dari hasil pengungkapan kasus untuk diedarkan.

Polres Bukit Tinggi awalnya hendak memusnahkan 40 kilogram sabu, namun Irjen Pol Teddy Minahasa diduga memerintahkan untuk menukar sabu sebanyak lima kilogram dengan tawas.

Meski demikian, penggelapan barang bukti narkoba tersebut akhirnya terbongkar dengan rangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Sebanyak 1,7 kilogram sabu telah berhasil diedarkan sedangkan 3,3 kilogram sisanya berhasil disita petugas.

Adapun pasal yang disangkakan kepada Teddy yakni Pasal 114 Ayat 3 sub Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 20 tahun penjara.

Tim Pantau
Editor
Muhammad Rodhi
Penulis
Muhammad Rodhi