Pantau Flash
Upacara Tetap Digelar di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020
Presiden Jokowi Kaji Prioritas Usulan 245 Proyek Strategis Nasional Baru
Usai PSBB, Terbitlah Pusat Perbelanjaan Kota Malang
Indonesia Kecam Rencana Aneksasi Israel Terhadap Palestina
Welcome New Normal: Penumpang KRL Dilarang Bicara dan Telepon

Pantau Grafis: Emotional Eating, Definisi 'Lapar Mata' yang Sesungguhnya

Pantau Grafis: Emotional Eating, Definisi 'Lapar Mata' yang Sesungguhnya Emotional eating (Ilustrasi: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Sebagai manusia ada saatnya kita mengingkan sesuatu walau sebenarnya kita tidak membutuhkan itu. Misalnya saja saat kita menginginkan makanan jenis tertentu karena didorong faktor psikologis, bukan saat tubuh kita membutuhkannya.

Di mata masyarakat luas, kondisi biasa dikenal dengan istilah lapar mata. Sementara dalam dunia psikologi, keadaan seperti ini biasa dikenal dengan istilah emotional eating. Dilansir dari laman womenshealthmag.com dalam sebuah penelitian yang diterbitkan International Journal of Behavioral Medicine, kebanyakan dari kita mengonsumsi makanan secara berlebihan karena adanya dorongan psikologis (emosional).

Emotional eating juga dapat membuat kita tak bisa mengontrol nafsu makan karena sedang stres atau dalam masalah. Lalu sebenarnya apa saja yang menyebabkan emotional eating itu? Mari simak infografis berikut ini.


Infografis mengenal definisi emotional eating (Infografis: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Tim Pantau
Editor
Amin Hayyu Al Bakki
Category
Infografis

Berita Terkait: