26 Orang Luka-luka Dalam Pengeboman di Israel, 2 di Antaranya Warga AS

Headline
Pasukan keamanan Israel dan ahli forensik bekerja di lokasi ledakan di halte bus di Yerusalem. (Sumber: Ibrahim Hamad/UPI/Shutterstock)

Pantau – Duta Besar Amerika Serikat mengatakan bahwa terdapat dua warga mereka yang ikut terluka dalam peristiwa dua kali pengeboman pada pemberhentian bus di Yerusalem, Israel, Rabu (23/11/2022).

Ambassador Tom Nides mengkonfirmasi melalui akun media sosial Twitter mengatakan bahwa terdapat dua warga Amerika Serikat yang ikut terluka dalam peristiwa pengeboman tersebut.

“Sayangnya, sekarang saya dapat mengonfirmasi bahwa dua warga AS termasuk di antara mereka yang terluka dalam serangan teror hari ini di Yerusalem,” ujar Tom, dilansir New York Post, Kamis (24/11/2022).

Pengumuman tersebut dilaporkan oleh Tom beberapa jam setelah ledakan pertama terjadi di terminal bus pada pukul 07:06 pagi waktu setempat.

Para penjabat Israel telah mengabarkan terkait penambahan jumlah orang yang terluka dalam ledakan tersebut menjadi 26 orang.

Sedangkan petugas kepolisian berhasil menentukan jenis bom yang digunakan berupa pecahan peluru yang diledakan dari jarak jauh.

Kedua serangan tersebut dicirikan sebagai tindakan terorisme dari Palestina.

Perdana Menteri Yair Lapid mengatakan kepada publik bahwa pihak berwajib akan melakukan berbagai cara untuk menemukan pelaku dari peristiwa pengeboman tersebut. [Laporan Kaorie Zeto Hapki]

Tim Pantau
Penulis
M. Abdan Muflih