Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Ada Tato Gratis di Balik Menyeramkannya Aksi Unjuk Rasa di Hong Kong

Ada Tato Gratis di Balik Menyeramkannya Aksi Unjuk Rasa di Hong Kong Demo di Hong Kong. (Foto: Reuters/Tyrone Siu)

Pantau.com - Salah satu artis Hong Kong menawarkan tato bertema aksi protes secara gratis ke masyarakat yang ingin menunjukkan dukungan mereka buat aksi prodemokrasi di wilayah China tersebut.

Tato geometrik itu akan menggabungkan gambar sebuah payung - simbol aksi protes turun ke jalan 2014 - dengan bunga bauhinia, lambang negara Hong Kong.

"Maknanya adalah payung tersebut melindungi bunga dan Hong Kong," kata Lam, 28, kepada Reuters di toko Kowloon, tempat 200 orang telah mengukir tato sejak aksi protes terbaru dimulai pada Juni.

Baca juga: Pegawai Konsulat Inggris Asal China Ditahan di Hong Kong

Hong Kong bergulat dengan krisis politik terparah sejak penyerahannya kepada Beijing pada 1997 dan otoritas Partai Komunis telah memberi peringatan jelas bahwa intervensi kuat dimungkinkan untuk meredam kekerasan.

Aksi protes akhir pekan lalu menyaksikan sejumlah bentrokan paling brutal antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa sejak dimulainya aksi protes terhadap RUU ekstradisi yang kini ditunda, yang memungkinkan masyarakat Hong Kong diadili di China daratan.

Baca juga: Catatan Kekayaan Menurun, Miliarder Hong Kong Ajak Warga Akhiri Unjuk Rasa

Seorang pelanggan berpendapat tato tersebut mengingatkan tentang apa yang pengunjuk rasa perjuangkan.

"Semua yang terjadi di Hong Kong baru-baru ini, ibarat seperti tato, sulit untuk dihilangkan," kata pelanggan lainnya, yang menolak identitasnya disebutkan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: