Pantau Flash
Pelanggan Netflix dan Spotify Akan Dipungut Pajak 10 Persen
Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Buatan RI Diproduksi Pertengahan 2021
COVID-19 per 7 Juli: Ada 1.268 Kasus Baru, Total Positif di RI 66.226
Juni 2020, BI: Cadangan Devisa RI Naik Jadi 131,7 Miliar Dolar
Mentan: Realisasi Anggaran hingga Juli 2020 Capai 44,03 Persen

Arizona Loloskan UU Pornografi Tuk Bayar Tembok Pembatas Donald Trump

Arizona Loloskan UU Pornografi Tuk Bayar Tembok Pembatas Donald Trump Ilustrasi pornografi. (Pixabay)

Pantau.com - Legislator Arizona secara resmi menyatakan pornografi sebagai krisis kesehatan masyarakat.

RUU itu memperingatkan bahwa anak-anak terpapar pornografi pada tingkat yang mengkhawatirkan, yang mengarah pada rendahnya harga diri, gangguan makan, dan peningkatan aktivitas seksual bermasalah pada usia yang lebih muda.

Orang dewasa juga diyakini berada dalam kondisi tidak aman, menderita racun perilaku seksual, emosi mental, dan penyakit medis serta kesulitan membentuk atau mempertahankan hubungan intim. "RUU itu ide yang bagus, tetapi tidak memiliki gigi," kata Senator Victoria Steele (D-Tucson) selama diskusi di lantai Senat, melansir RT, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Turis India Ditolak Masuk Australia Gara-gara HP, Kok Bisa?

Resolusi itu disahkan oleh Senat Arizona pada hari Senin dengan 16 suara setuju, sementara 13 lainnya menentang. Setelah melewati pembahasan di DPR pada bulan Februari, selanjutnya tidak memerlukan tandatangan gubernur untuk menjadi legal hukum.

Langkah-langkah serupa berdasarkan "model legislasi" oleh Pusat Nasional tentang Eksploitasi Seksual telah disahkan di 11 negara bagian lainnya.

Proposal terkait, yang diajukan oleh seorang senator Arizona awal tahun ini, akan membebankan biaya kepada penduduk untuk mengakses porno, yang mengharuskan semua perangkat berkemampuan internet yang dijual di negara bagian tersebut harus dilengkapi dengan filter konten.. Uang itu kemudian akan digunakan untuk membayar dinding perbatasan Presiden Donald Trump.

Baca juga: Gegara Video Porno, Pasangan Suami-Istri Ini Dituntut Sang Anak

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: