Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Carrie Lam: Saya Bisa Bantu Hong Kong Keluar dari Dilema China

Carrie Lam: Saya Bisa Bantu Hong Kong Keluar dari Dilema China Pemimpin Hong Kong Carrie Lam saat konferensi pers terkait dengan RUU Ekstradisi ke daratan China yang telah dihapus. (Foto: Reuters/Tyrone Siu)

Pantau.com - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengungkapkan ia tidak pernah diminta oleh pemerintah China untuk mundur guna mengakhiri krisis politik di kota tersebut, saat menanggapi laporan Reuters soal rekaman suara yang menyebutkan ia akan mundur jika ia bisa.

Lam mengatakan saat konferensi bahwa Beijing yakin pemerintahannya mampu mengatasi krisis selama tiga bulan tanpa campur tangan China daratan. "Saya tidak pernah ditawarkan untuk mundur," kata Lam.

Baca juga: Dan Hong Kong Kembali Mencekam Pasca Kerusuhan Akhir Pekan

"Alasan saya tidak mengajukan pengunduran diri karena saya rasa saya mampu memimpin tim saya membantu Hong Kong keluar dari dilema ini. Saya masih percaya diri untuk melakukan ini, jadi kontradiksi bahwa saya ingin sekali mundur tetapi saya tidak bisa, itu tidak ada."

Ratusan ribu orang turun ke jalan sejak pertengahan Juni. Mereka memprotes rancangan undang-undang ekstradisi yang memungkinkan warga Hong Kong diadili di persidangan yang dikendalikan Partai Komunis di China Daratan.

Kerusuhan melebar menjadi seruan agar Hong Kong yang dikuasai oleh China diberikan otonomi yang lebih besar oleh Beijing, yang menuduh kekuatan asing, terutama Amerika Serikat dan Inggris, menghasut kerusuhan.

Baca juga: Panas! China Rotasi Kelompok Garnisun Hong Kong Antisipasi Kudeta

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: