Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Dituding Bakar Amazon untuk Sumbangan, 4 Volunteer Ini Akhirnya Dibebaskan

Dituding Bakar Amazon untuk Sumbangan, 4 Volunteer Ini Akhirnya Dibebaskan Arsip foto. Anggora brigade kebakaran Institut Lingkungan dan Sumberdaya Alam Terbarukan Brasil selama pemadaman kebakaran hutan Amazon. (Reuters/Bruno Kelly)

Pantau.com - Empat petugas pemadam kebakaran sukarela yang ditahan karena dituding telah membakar hutan hujan Amazon untuk mendapatkan sumbangan akhirnya pada Kamis (28/11).

Michell Durans, seorang pengacara yang mewakili petugas pemadam kebakaran itu mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah dibebaskan usai keputusan hakim. "Keadilan telah dipulihkan," ujarnya.

Dilansir Reuters, Jumat (29/11/2019), para petugas kebakaran itu beroperasi di wilayah Alter do Chao di negara bagian utara Amazon yang mengalami kebakaran hebat pada bulan Agustus silam.

Baca juga: Infografis 5 Fakta Terbakarnya Amazon, Hutan Hujan Tropis Terbesar Dunia

Keempat petugas pemadam itu sebelumnya ditangkap pada Selasa kemarin sebagai tindakan "pencegahan" sementara. Di sisi lain kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran dengan menggerebek kantir organisasi nonpemerintah yang dikenal sebagai Protek Kesehatan dan Kebahagiaan dalam operasi yang sama.

Polisi mengatakan, Brigade Kebakaran Alter de Chao mengambil gambar dan video dari kebakaran yang mereka atur dan menggunakannya untuk menipu penyumbang, termasuk orang yang memberi USD71.489 kepada kelompok itu. 

Para politisi dan Organisasi non-pemerintah (NGO) dengan keras mengkritik penangkapan dan penggerebekan, dan mengatakan hal itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melecehkan kelompok-kelompok peduli lingkungan. 

Kebakaran besar melanda hutan hujan Amazon di Brasil yang disebut-sebut mencapai rekor terparah pada tahun ini. Pusat penelitian luar angkasa Brasil (INPE) mengatakan, telah mendeteksi lebih dari 72.000 kebakaran selama 2019.

Baca juga: Emisi Karbon dari Kebakaran Hutan Indonesia Lebih Parah daripada Amazon

Dalam 50 tahun, 17 persen hutan hujan tropis ini telah hilang. Sebagian besar bencana ini karena ulah tangan manusia. Peningkatan jumlah kebakaran hutan akhir-akhir ini di Amazon berkaitan langsung dengan deforestasi, menurut sebuah penelitian baru yang dilakukan Institut Penelitian Lingkungan Amazon (IPAM) dan Federal University of Acre, Brasil.

Hubungan antara deforestasi dan kebakaran ini membantah pendapat yang menyatakan bahwa kebakaran tahun ini terjadi secara alamiah, yang disebabkan oleh kekeringan di Brasil utara.

Deforestasi di Amazon tak hanya untuk mengambil kayu. Namun juga untuk membuka ladang kedelai dan membuat padang rumput bagi ternak yang lebih menguntungkan. Selain deforestasi, pertambangan emas ilegal juga merupakan masalah serius di Amazon.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - NPW