Pantau Flash
Rapper Pop Smoke Tewas Ditembak di Rumahnya
Lewis Hamilton Tercepat Hari Pertama Uji Coba Barcelona
Polemik Salah Ketik Pasal 170 RUU Ciptaker Tanggung Jawab Perumus
Menpora Sebut Belum Ada Keputusan Jatim Jadi Tuan Rumah Pendamping PON 2020
Sri Mulyani Usul Minuman Manis dalam Kemasan Jadi Objek Cukai

Donald Trump Pecat Penasihat Keamanan Nasional John Bolton

Headline
Donald Trump Pecat Penasihat Keamanan Nasional John Bolton Donald Trump (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

Pantau.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pecat Penasihat Keamanan Nasional John Bolton. 

Melansir dari AFP, Trump mengumumkan pemecatan Bolton melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (10/9/2019) waktu setempat. Trump mengatakan bahwa dirinya sangat tidak setuju dengan Bolton untuk beberapa kebijakan.

"Saya meminta John untuk mengundurkan diri, yang telah diajukan kepada saya pagi ini," tulis Trump dalam pernyataannya via Twitter.

Baca juga: JPMorgan Temukan Fakta, 14.000 Tweet Trump Berdampak ke Pasar

Trump juga menyebut bahwa pengganti Bolton akan diumumkan pekan depan. Langkah tersebut dipandang semakin mendorong Trump untuk berunding dengan rival AS di Afghanistan, Korea Utara, dan wilayah-wilayah konflik lainnya.

Diketahui bahwa Bolton merupakan pejabat keempat yang menjabat Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun terakhir. 

Namun kabar pemecatan itu dibantah oleh Bolton. Ia menyebut Trump tidak memecat dirinya dan bersikeras mengatakan dia sendiri berinisiatif mengundurkan diri.

"Saya menawarkan diri untuk mengundurkan diri semalam dan Presiden Trump mengatakan, 'Mari kita bicarakan itu besok'," tegas Bolton juga melalui Twitter pribadi.

Baca juga: Panas! CIA Miliki Staf Kepresidenan Vladimir Putin sebagai Agen Mata-mata

Kabar pemecatan Bolton, yang disampaikan setelah Trump mengumumkan pembatalan perundingan rahasia dengan Taliban di Afghanistan ini, mengejutkan Gedung Putih. 

Kantor pers Gedung Putih seperti tidak menyadari keputusan Trump memecat Bolton, karena mereka masih mengumumkan bahwa Bolton akan hadir dalam konferensi pers soal isu terorisme bersama Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Selasa (10/9) waktu setempat.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Internasional

Berita Terkait: