Pantau Flash
Kematian Babi Akibat Virus ASF di NTT Mencapai 22.000 Ekor
Rakyat Rusia Setuju Presiden Vladimir Putin Berkuasa hingga 2036
Bansos Rp300 Ribu Hanya Dibagikan Sebulan Sekali Mulai Juli untuk Warga DKI
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Tembus 60.000 per 3 Juli
Presiden Jokowi Bersyukur Status Indonesia Naik Menengah ke Atas

Dua Kereta Tabrakan Selasa Pagi, 14 Orang Tewas dan 40 Penumpang Luka-luka

Dua Kereta Tabrakan Selasa Pagi, 14 Orang Tewas dan 40 Penumpang Luka-luka Rabu (29/9/2010). Setidaknya tujuh orang tewas dan sekitar 40 lainnya terluka parah ketika sebuah kereta menghantam ke arah bus-bus di persimpangan Sayedabad, menurut laporan polisi. FOTO ANTARA/REUTERS/Rashed Shumon/djo/10 (REUTERS/STR/BANGLADESH)

Pantau.com - Dua kereta bertabrakan di Bangladesh Timur pada Selasa pagi (12/11/2019) waktu setempat, menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai lebih dari 40 orang lainnya.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika satu kereta yang menuju Kota Pelabuhan Cittagong bertabrakkan dengan satu kereta yang berangkat dari Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, pada pukul 02.00 waktu setempat (04.00 WIB) di Brahmanbaria, sekitar 100 kilomerer di sebelah timur Dhaka.

Baca Juga: Satu Orang Tewas Akibat Kebakaran Pipa Minyak di Samping Tol Purbaleunyi

Hayat Ud Dowlan Khan, Administratur Distrik Brahmanbaria, menjelaskan, dampak dari tabrakan itu membuat dua gerbong kereta kerusakan, dan petugas pertolongan terus berusaha menjangkau penumpang yang terjebak di dalamnya.

"Sejauh ini, 14 mayat telah ditemukan," katanya.

Khan mengatakan, jumlah korban jiwa bisa bertambah sementara operasi pencarian masih berlangsung.

Sementara itu lebih dari 40 orang yang cedera dibawa ke beberapa rumah sakit. Khan menambahkan sebagian dari mereka berada dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Tanpa Koordinasi dengan KAI, Acara Jakarta Mystical Tour Dinilai Berbahaya

Belum jelas bagaimana kedua kereta tersebut berada di jalur yang sama.

Kecelakaan kereta relatif sering terjadi di Bangladesh, banyak di antaranya di persimpangan tanpa pengawas dan juga akibat kondisi rel yang buruk.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah