Pantau Flash
Jokowi Bakal Lantik Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari
Pimpinan MPR Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang
COVID-19 RI per 25 Januari: Total Kasus Positif Mencapai 999.256
Aneh tapi Nyata, Kisah Diki Jenggo yang Mati Suri Dua Kali Padahal Sempat Membusuk
LaporCovid-19: Ada 34 Pasien Covid Ditolak RS karena Penuh

India Akan Buat Larangan Produksi dan Impor Vape, Indonesia Kapan?

India Akan Buat Larangan Produksi dan Impor Vape, Indonesia Kapan? Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kementerian Kesehatan India mengusulkan larangan produksi ekspor dan impor vape atau rokok elektrik. Usulan tersebut juga disampaikan ke pemerintah agar mengeluarkan perintah eksekutif.

Melansir dari Reuters, tujuan larangan tersebut untuk memastikan vape tidak menjadi 'epidemi' di kalangan anak-anak, remaja, atau dewasa.

"Rokok elektrik dan teknologi serupa yang mendorong penggunaan tembakau berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Berbahaya bagi pengguna aktif maupun pasif," tulis Kementerian Kesehatan India dalam catatan internal.

Baca juga: Catat! Kasus Penyakit Pernapasan Akibat Vape di AS Meningkat 2 Kali Lipat

Jika ada pelanggar berulang, Pejabat Kemenkes mengusulkan hukuman penjara hingga tiga tahun juga denda 500 ribu rupee atau sekitar Rp100 juta. Sementara pelanggar pertama kali akan dihukum penjara hingga satu tahun dan denda 100 ribu rupee atau sekitar Rp19 juta.

Namun usulan tersebut belum ada persetujuan dari anggota parlemen. Sidang rancangan undang-undang tersebut kemungkinan besar baru akan diselenggarakan pada November mendatang.

Sementara itu di India memang banyak aktivis pengontrol tembakau menentang vape. Menurut mereka Vape dapat menyebabkan kecanduan nikotin dan mendorong orang untuk mengkonsumsi tembakau.

Baca juga: Benarkah Vape Lebih Aman Dibanding Rokok Konvensional?

"Ada bukti bahwa produk-produk ini adalah pintu gerbang ke produk-produk tembakau dan mendorong remaja dan dewasa muda untuk menggunakan nikotin yang mengarah pada kecanduan," kata kementerian kesehatan dalam dokumen itu.

Diketahui, India memiliki 106 juta perokok dewasa. Lebih dari 900 ribu orang meninggal setiap tahun di negara itu karena penyakit yang berkaitan dengan tembakau.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: