Pantau Flash
Di Hari Raya Idul Fitri, Kasus Positif COVID-19 Naik 3.448 dengan Total 1.731.652
Menag Yaqut: Selamat Memperingati Kenaikan Isa Almasih
Anies Apresiasi Sikap Presiden Jokowi Soal Palestina
11.281 Personel Gabungan Diturunkan Amankan Pelaksanaan Salat Ied di 2.922 Masjid di Jakarta
TPU Pondok Kelapa Tiadakan Kegiatan Ziarah hingga 16 Mei 2021

Kantor Kedubes Korsel di Jepang Terima Ancaman dan Sebuah Peluru

Kantor Kedubes Korsel di Jepang Terima Ancaman dan Sebuah Peluru Polisi berjaga-jaga dekat bendera Jepang dan Korea Selatan, yang berkibar di hotel tempat Kedutaan Besar Korsel di Jepang sedang mengadakan resepsi peringatan 50 tahun pemulihan hubungan antara Seoul dan Tokyo. (Foto: Reuters/Toru Hanai)

Pantau.com - Sebuah surat bernada ancaman pemburuan warga Korea dan berisi sebuah benda seperti peluru dilayangkan ke Kedutaan Besar Korea Selatan di Jepang di tengah hubungan memburuk antartetangga Asia tersebut, demikian dilaporkan media Jepang, Selasa.

Hubungan antara kedua negara dibayangi dengan kenangan penjajahan Jepang pada 1910-1945 di Semenanjung Korea.

Baca juga: 5 Orang Ini Nekat Memalsukan Kematiannya Sendiri

Baru baru ini, perselisihan soal pekerja paksa Korea merembet ke aspek perdagangan dan keamanan saat Korea Selatan membatalkan perjanjian pertukaran intelijen pada Agustus.  

"Saya memiliki senapan dan sedang memburu warga Korea," bunyi surat tersebut, yang dilayangkan ke Kedutaan Besar Korea Selatan di Tokyo pekan lalu, menurut laporan kantor berita Kyodo.

Surat itu berisi benda yang tampaknya seperti peluru, bunyi laporan itu, yang menambahkan bahwa polisi sedang mendalami kasus tersebut.

Baca juga: 5 Organisasi Bentukan Jepang yang Paling Diingat saat Ujian Sejarah

Sementara itu, pihak Kepolisian menolak untuk berkomentar.

Seorang anggota staf kedutaan membenarkan bahwa surat itu telah dikirimkan tetapi menolak memberikan keterangan lebih rinci. 

Ketegangan antar kedua negara juga melebar ke sektor perjalanan dan budaya. Salah satu maskapai Jepang mengumumkan pekan lalu bahwa pihaknya akan menghentikan sejumlah penerbangan ke Korea Selatan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: