Pantau Flash
Pelanggan Netflix dan Spotify Akan Dipungut Pajak 10 Persen
Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Buatan RI Diproduksi Pertengahan 2021
COVID-19 per 7 Juli: Ada 1.268 Kasus Baru, Total Positif di RI 66.226
Juni 2020, BI: Cadangan Devisa RI Naik Jadi 131,7 Miliar Dolar
Mentan: Realisasi Anggaran hingga Juli 2020 Capai 44,03 Persen

Kedutaan Besar Rusia dan Inggris Respon Aksi 22 Mei 2019

Kedutaan Besar Rusia dan Inggris Respon Aksi 22 Mei 2019 Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kedutaan Besar Rusia dan Inggris di Jakarta memberi peringatan terhadap warga negaranya untuk menghindari area yang akan dijadikan untuk demonstrasi menjelang pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei mendatang.

"Sehubungan dengan pengumuman hasil Pemilu pada 22 Mei, massa akan melakukan aksi unjuk rasa di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Untuk menghindari risiko keamanan, warga negara Rusia diminta untuk menjauhi tempat-tempat yang akan dijadikan lokasi aksi," tulis Kedutaan Besar Rusia melalui akun resmi Facebook di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Percaya atau Tidak, 2 Pria Ini Gunakan Sekop Arungi Samudera Pasifik

Kedutaan Besar Rusia juga mengingatkan warga negara Rusia untuk mengikuti instruksi dari perwakilan kedutaan dan menghindari konflik ketika berkomunikasi dengan penduduk setempat.

Dalam situasi darurat, warga negara Rusia diminta menghubungi kedutaan di telepon: +62 21 522 29 12/14 atau email consindonesia@mid.ru. Selain Rusia, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta juga mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan risiko keamanan. 

"Pada 22 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil resmi Pemilu. warga negara Inggris harus menghindari semua aksi demonstrasi karena adanya risiko kekerasan," tulis Kedutaan Besar Inggris melalui situs resminya.

Baca juga: Ngeri, Begini Nasib Warga Iran Usai Ketahuan Jadi Mata-mata Inggris

Peringatan jelang pengumuman hasil Pemilu 2019 itu termasuk dalam imbauan umum tentang situasi keamanan di Indonesia terkait risiko bencana alam, serangan teroris dan kesehatan.

Pemerintah Inggris juga meminta warganya yang memerlukan bantuan darurat agar segera hubungi kedutaan besar Inggris atau konsulat terdekat di Indonesia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: