Pantau Flash
Luis Suarez Sepakati Kontrak 2 Tahun Bersama Atletico Madrid
Pertamina EP Asset 3 Berhasil Tingkatkan Produksi Migas
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta Jadi Rujukan COVID-19
Wali Kota Bandung Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga COVID-19
Kota Sukabumi Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat COVID-19

Ketegangan Iran-AS, Moqtada al-Sadr: Bungkam Suara Ekstremis Bajingan

Ketegangan Iran-AS, Moqtada al-Sadr: Bungkam Suara Ekstremis Bajingan Pemimpin Muslim Syiah Irak Moqtada al-Sadr. (Foto: Reuters/Alaa al-Marjani)

Pantau.com - Ulama Syiah Irak berpengaruh, Moqtada al-Sadr mengatakan, krisis yang dialami Irak sudah berakhir setelah ada keinginan dari Iran maupun Amerika Serikat untuk menurunkan ketegangan.  

Sadr meminta kelompok-kelompok milisi untuk tidak melancarkan serangan.

Baca juga: Iran Sebut Serangan ke AS Tindakan Pembelaan Diri yang Sah

Melalui pernyataan, ia mengingatkan bahwa Irak sudah harus bisa membentuk pemerintahan baru yang kuat dalam 15 hari ke depan untuk melindungi kedaulatan dan kemerdekaan Irak.

Ia menginginkan pemilihan awal segera digelar.  

Baca juga: Respons Dunia Soal Serangan Iran ke Pangkalan Amerika Serikat di Irak

Irak juga harus tetap berupaya untuk mengusir pasukan-pasukan asing, katanya, menambahkan. 

"Saya meminta faksi-faksi Irak agar berpikir secara hati-hati, bersabar dan tidak memulai aksi militer, dan membungkam suara-suara ekstremis dari sejumlah elemen bajingan hingga semua metode politik, parlemen dan internasional diupayakan habis-habisan," katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: