Pantau Flash
Ronaldinho Segera Dibebaskan dari Penjara Paraguay
Update Korona di Ibu Kota: 1.443 Kasus, 141 Meninggal, dan 69 Sembuh
Bank Indonesia: Cadangan Devisa Cukup Penuhi Kebutuhan
Komisi I DPR: Pelibatan TNI dalam PSBB Diperlukan
Son Heung-min Latihan Perang Kimia

Korban Virus Korona Pertama di Selandia Baru Pernah Singgah di Bali!

Headline
Korban Virus Korona Pertama di Selandia Baru Pernah Singgah di Bali! Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via RE

Pantau.com - Pemerintah Selandia Baru mengumumkan kasus pertama virus korona. Korban yang tertular baru kembali dari Iran dan ia sempat singgah di Indonesia sebelum mengakhiri perjalanan di Auckland pada Rabu (26/2/2020).

"Pasien berusia 60 tahun itu terbukti positif tertular COVID-19 saat diperiksa hari ini. Dia pun langsung menjalani perawatan di rumah sakit Auckland City Hospital dan kondisinya membaik," kata Kementerian Kesehatan lewat pernyataan tertulis.

Baca juga: Virus Korona Telah Sampai Afrika, Nigeria Konfirmasi Korban Pertama

"Meskipun ada satu kasus penularan COVID-19, kami yakin peluang virus itu akan mewabah masih rendah," sambung pernyataan itu.

Sejumlah petugas medis telah melacak orang-orang yang ditemui pasien tersebut. Di samping itu, pihak keluarga dari pasien juga akan diperiksa oleh otoritas terkait.

Pasien yang terjangkit COVID-19 itu dilaporkan sempat melakukan perjalanan udara menumpang pesawat Emirates Airlines dari Teheran, Iran. Pesawat itu sempat transit di Bali, Indonesia sebelum mengakhiri perjalanan ke Auckland, Selandia Baru, pada 26 Februari.

Baca juga: China Dibuat Heboh oleh Pasien Positif Korona Ini, Bisa Kabur dari Wuhan

Pihak kementerian menganjurkan agar penumpang lain yang khawatir dengan kondisi kesehatannya dapat menghubungi otoritas terkait untuk menjalani pemeriksaan.

Pemerintah Selandia Baru pada hari ini mengumumkan pihaknya membatasi kunjungan turis dari Iran, mengingat di sana jumlah korban jiwa akibat COVID-19 meningkat jadi 26 orang. Angka itu merupakan jumlah korban tewas virus korona terbesar di luar China.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: