Pantau Flash
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil

Lebih dari 1 Juta Orang Tandatangani Petisi Pemecatan Senator Anning

Headline
Lebih dari 1 Juta Orang Tandatangani Petisi Pemecatan Senator Anning Senator Australia Fraser Anning. (Foto: ABC News)

Pantau.com - Lebih dari satu juta orang telah menandatangani petisi bagi pemecatan Senator Australia Fraser Anning dari Parlemen, setelah pernyataannya sesudah serangan teroris pada Jumat (15 Maret 2019) di dua masjid di Selandia Baru.

Petisi "Pecat Fraser Anning dari Parlemen" dimulai di change.org --landasan petisi terbesar di dunia-- oleh seorang ahli syaraf setempat Kate Ahmad.

Tindakan itu dilakukan setelah Anning menganggap imigrasi orang Muslim menjadi penyebab serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru, tempat 50 orang meninggal ketika teroris yang bernama Brenton Harrison Tarrant menembaki orang yang sedang Shalat Jumat di Masjid An-Nur dan Linwood.

Baca juga: Video Senator Australia Fraser Anning Dilempar Telur? Ini Alasannya

Anning, yang dilempari telur pada Sabtu (16 Maret 2019) oleh seorang remaja yang bernama Will Connollu setelah pernyataan anti-imigrannya, mengatakan penyebab sesungguhnya pertumpahan darah di jalanan Selandia Baru hari ini ialah program imigrasi --yang mengizinkan fakatik Muslim bermigrasi ke Selandia Baru.

Petisi itu mengecam pernyataan anti-imigran oleh Anning dan menyeru pemerintah Australia agar membantu dalam penuntuan pengunduran diri Anning dari Senator independen, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu.

Baca juga: Siapa Fraser Anning, Senator 'Kontroversial' yang Dipukul Telur?

"Pandangan Senator Fraser Anning tak memiliki tempat di pemerintah negara kita yang demokratis dan banyak budaya. Di dalam ikatan hukum Australia, kami meminta ia didorong agar mundur dari posisinya sebagai Senator, dan jika layak, diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena ia mendukung terorisme sayap-kanan," demikian antara lain isi petisi tersebut.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga mengecam pernyataan Anning, dan mengatakan pernyataan oleh Senator Fraser Anning --yang menyalahkan serangan pembunuhan oleh seorang teroris ekstremis perusuh sayap-kanan di Selandia Baru pada imigrasi-- menjijikkan. Pandang itu tak memiliki tempat di Australia, apalagi di Parlemen Australia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: