Pantau Flash
5 Pasien Positif COVID-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh
Ahli Epidemiologi: Rapid Test Tak Bisa Jadi Tolak Ukur COVID-19
Pemerintah Jangan Hanya Fokus Stimulus Fiskal Tangani Korona
Studi CDC: Virus Korona Dapat Menyebar 1-3 Hari Sebelum Timbul Gejala
Barcelona Jadikan Lautaro Martines Prioritas, Neymar Kedua

Pantai Timur Australia Banjir Disertai Badai Petir

Headline
Pantai Timur Australia Banjir Disertai Badai Petir Banjir Australia, Quenssland. (Foto: ANT)

Pantau.com - Badai petir melanda wilayah pantai timur Australia pada Sabtu (18/1/2020) pagi waktu setempat, menyebabkan penutupan ruas jalan dan banjir. Namun negara tersebut masih berjuang melawan hampir 100 kebakaran hutan dan beberapa daerah terdampak yang masih mengalami kemarau.

Victoria, New South Wales dan Queensland, menjadi negara paling parah yang mengalami kebakaran hutan yang hingga kini menewaskan 29 orang, merusak lebih dari 2.500 rumah dan menghanguskan jutaan are lahan, yang kini sedang menghadapi hujan.

Baca juga: Foto Sebelum dan Sesudah Kebakaran Hutan Dahsyat di Australia


Sejumlah jalan utama di Queensland ditutup pada Sabtu (18/1/2020) pagi, dengan negara bagian tersebut mengalami hujan terparah yang pernah dialami oleh Australia selama beberapa bulan, sementara aliran listrik terputus di sejumlah wilayah New South Wales setelah angin kencang semalam.

"Hujan lebat dan intens mereda, namun hujan disertai badai petir masih mungkin terjadi hingga akhir pekan," demikian cuitan Badan Meteorologi di Queensland, Sabtu (18/1/2020).

"Hati-hati di jalan - jika banjir, lupakan saja," tambahnya.

Baca juga: Ini Dia Wombat, Pahlawan Kecil saat Kebakaran Hutan di Australia


Wilayah selatan Queensland menyaksikan curah hujan bulanan tiga kali lipat tadi malam. Tidak ada laporan kerusakan, kendati beberapa daerah penduduk terendam dan banyak taman dan tempat wisata negara bagian tersebut ditutup.

Dinas kebakaran New South Wales menyambut hujan, yang pihaknya sebut di Twiiter akan membantu mengendalikan 75 kebakaran di negara bagian tersebut, yang 25 di antaranya belum teratasi. Pihaknya juga menyebutkan bahwa beberapa lokasi kebakaran belum diguyur hujan.



Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: