Pantau Flash
Jumlah Penumpang Tumbuh, Bos Garuda: Belum Sesuai Ekspektasi
MPR: Presiden Jokowi Harapkan BPIP Diatur dalam UU
OJK Stop 589 Usaha Pinjaman Daring Ilegal
Revitalisasi BUMDes, Kemendes PDTT Berikan Nomor Registrasi
MPR Dukung Anggaran Sektor Pertanian Ditambah untuk Atasi COVID-19

PBB Nilai Dunia Tidak Siap Hadapi Penurunan Temperatur Suhu Udara

PBB Nilai Dunia Tidak Siap Hadapi Penurunan Temperatur Suhu Udara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Foto: Reuters/Gonzalo Fuentes)

Pantau.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan dunia tidak di jalur yang tepat untuk membatasi kenaikan suhu udara global di kisaran 1,5 persen.

Guterres yang berbicara kepada media bersama Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden, memperingatkan bahaya-bahaya jika tidak mengatasi perubahan iklim.

"Perubahan iklim bergerak lebih cepat daripada apa yang kita kira, Empat tahun belakangan (temperatur) telah tercatat paling panas," kata Guterres yang dikutip TVNZ.

Baca juga: Di Negara Ini, Perubahan Iklim Lebih Mengerikan Dibanding Terorisme

Negara-negara berjanji berdasarkan perjanjian iklim Paris tahun 2015 akan berusaha membatasi kenaikan pemanasan global bahkan hingga jadi 1,5 derajat Celsius.

Menurut media setempat, Guterres mengatakan dia juga ingin menunjukkan solidaritas selama Ramadhan bersama dengan mereka yang terpapar serangan-serangan mematikan di Christchurch pada 15 Maret.

Baca juga: Perubahan Iklim, PBB: Satu Juta Spesies Hewan Diambang Kepunahan

"Untuk menghormati keberanian mereka, untuk ketangguhan mereka tetapi juga untuk kesatuan luar biasa dan menyampaikan pesan solidaritas yang diberikan rakyat dan pemerintah Selandia Baru," ujarnya.

Guterres tiba di Selandia Baru pada Minggu dan kemudian akan ke Tuvalu, Vanuatu dan Fiji, sebagai bagian dari lawatan ke Pasifik yang berfokus pada perubahan iklim.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: