Pantau Flash
Trump Berharap Seluruh Warga AS Disuntik Vaksin COVID-19 April 2021
Giannis Antetokounmpo MVP NBA 2020, Kalahkan King James dan Harden
Depok Berikan Kelonggaran Terhadap Aktivitas Warga 2 Pekan ke Depan
Rektor IPB Positif COVID-19 Tanpa Tunjukkan Gejala
Tambahan Kasus Harian COVID-19 RI Rekor Lagi, 4.168 Dinyatakan Positif

Pelaku Penembakan Masal di El Paso Mengaku Targetkan Warga Meksiko

Headline
Pelaku Penembakan Masal di El Paso Mengaku Targetkan Warga Meksiko Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Pria bersenjata yang dituduh membunuh 22 orang dalam aksi penembakan brutal di Walmart di El Paso pekan lalu, mengaku kepada polisi saat menyerahkan diri bahwa ia menargetkan 'warga Meksiko', menurut pernyataan tertulis kepolisian El Paso, Jumat (9/8/2019).

Tersangka Patrick Crusius, 21, keluar dari kendarannya yang berhenti di persimpangan "dan berteriak menyatakan 'Saya penembaknya;", kata Reserse Adrian Garcia dalam pernyataan yang ditulis pada Sabtu, sehari pascainsiden penembakan.

Baca juga: Amerika Mencekam! Ini 5 Tragedi Berdarah Penembakan Massal dalam 6 Bulan

Crusius didakwa dengan pembunuhan berencana dan ditahan tanpa surat penangguhan.

Pernyataan itu menyebutkan Crusius mengabaikan haknya untuk tetap diam setelah ditahan dan mengaku kepada polisi bahwa ia memasuki Walmart dengan senapan AK47 dan sejumlah peluru.

"Terdakwa menyatakan targetnya (adalah) warga Meksiko," bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga: Mesin Roket Nuklir Meledak, Dua Tewas dan Tingkat Radiasi Meluas di Rusia

Baca juga: Mesin Roket Nuklir Meledak, Dua Tewas dan Tingkat Radiasi Meluas di Rusia

Crusius dituduh membunuh dan menembak 22 orang serta melukai puluhan orang lainnya pada Sabtu, sesaat setelah sebuah manifesto daring menjelaskan motivasinya dan mengutuk "invasi Hispanik" ke Amerika Serikat.

Kebanyakan dari mereka yang meninggal memiliki nama terkait Hispanik.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: