Pantau Flash
Update COVID-19: Bertambah 2.277 Kasus, Total Sudah 123.503 Positif
Djoko Tjandra Isolasi Mandiri COVID-19 Selama 14 Hari di Lapas Salemba
Gunung Sinabung Erupsi Perdana di Masa Pandemi COVID-19
Anita Kolopaking, Pengacara Djoko Tjandra Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
Shin Tae-yong Keukeuh Angkut Timnas TC ke Korsel daripada Eropa

Pemerintah Iran Keluarkan Larangan Perjalanan ke AS

Headline
Pemerintah Iran Keluarkan Larangan Perjalanan ke AS Bendera Iran. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Pemerintah Iran terhitung sejak Selasa 10 Desember 2019 memperingatkan warganya, terutama para ilmuwan, untuk tidak berkunjung ke Amerika, mengatakan warga negara Iran di sana menjadi subjek penahanan lama dan sewenang-wenang dalam kondisi tak manusiawi.

"Warga Iran, terlebih para ilmuwan dan para elit, diminta agar tidak mengunjungi Amerika, bahkan untuk menghadiri konferensi ilmiah dan bahkan telah mendapatkan undangan," bunyi imbauan perjalanan di situs Kementerian Luar Negeri, dikutip pada Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Balas Dendam, Israel Kirim Roket-roket ke Militer Suriah dan Iran

Pihaknya merujuk, "hukum Amerika yang kejam dan sepihak terhadap warga Iran, terutama para elit Iran, serta penahanan lama dan semaunya dalam kondisi yang tak manusiawi" sebagai alasan imbauan perjalanan.

Amerika Serikat dan Iran pada Sabtu 7 Desember 2019 melakukan pertukaran tahanan - lulusan Amerika Xiyue Wang, yang ditahan selama tiga tahun atas dugaan mata-mata, dan peneliti Iran Massoud Soleimani, yang dituduh melanggar sanksi - dalam kerja sama langka antar musuh bubuyutan tersebut.

Baca juga: Wapres Iran: Majunya Status Perempuan Jadi Contoh Penanganan Masalah

Soleimani ditangkap setibanya di AS tahun lalu setelah diundang dalam program penelitian di Mayo Clinic di Minnesota, menurut Kantor Berita Fars.

Belasan warga negara Iran lainnya ditahan di penjara AS, yang kebanyakan dari mereka melanggar sanksi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah

Berita Terkait: