Pantau Flash
Mendag: Neraca Perdagangan RI Surplus dan Tertinggi
Jawa Tengah Bagian Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem
Formula 1 Bakal Mentas di Sirkuit Kota Jeddah Arab Saudi untuk Pertama Kali
Perancis Tingkat Keamanan ke Level Tertinggi Pasca Penusukan di Gereja
Garuda Akan Garap Penerbangan Kargo untuk Ekspor Produk Laut

PM Malaysia Mahathir Mohamad Penuhi Undangan Presiden Rusia Vladimir Putin

PM Malaysia Mahathir Mohamad Penuhi Undangan Presiden Rusia Vladimir Putin PM Malaysia Mahathir Mohamad dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad berkunjung ke negaranya 4 hingga 6 September 2019.

Pernyataan pers Kemenlu Malaysia, menjelaskan Mahathir diundang ke Rusia untuk menghadiri Forum Ekonomi Timur ke-5 atau 5th Eastern Economic Forum (EEF 2019) yang akan berlangsung di Vladivostok.

Mahathir akan didampingi oleh Dato' Saifuddin Abdullah, Menteri Luar Negeri, Dato’ Seri Mohamed Azmin Ali, Menteri Perekonomian, Datuk Ignatius Darrel Leiking, Menteri Perdagangan Internasional dan Industri serta para pejabat dari Kantor Perdana Menteri, Kementerian Luar Negeri, Kementerin Perekonomian dan Kementerian Perdagangan Internasional dan Industri.

Baca juga: Survei: Mahathir Mohamad Jangan Memimpin Lebih dari 2 Tahun

Ia dijadwalkan akan menyampaikan pidato semasa Sesi Pleno EEF 2019 bersama-sama Presiden Persekutuan Rusia dan juga pemimpin-pemimpin lain yang telah diundang menghadiri forum tersebut.

Perdana Menteri Mahathir juga direncanakan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persekutuan Rusia dalam usaha Malaysia untuk memperkukuhkan lagi jalinan persahabatan dan kerjasama dengan Persekutuan Rusia. EEF merupakan satu forum internasional tahunan yang semakin mendapat perhatian dunia internasional.

Forum tersebut akan membincangkan prospek kerjasama ekonomi selaras dengan perkembangan pesat ekonomi di Asia Timur.

Baca juga: Putin Perintahkan Kemhan Rusia Balas Uji Coba Peluru Kendali AS

Lawatan ini akan memberi peluang kepada Malaysia untuk berbincang dan bertukar pandangan mengenai isu-isu hubungan bilateral, regional dan internasional yang mempunyai kepentingan bersama.

Kunjungan tersebut juga merupakan satu platform terbaik untuk membuka lebih banyak peluang perniagaan, investasi serta kerjasama baru terutamanya dalam bidang sains dan teknologi selaras dengan perkembangan Revolusi Perindustrian 4.0

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: