Pantau Flash
Muhyiddin Yasin Bakal Dilantik Sebagai PM Malaysia ke-8
Liga 1 2020 Dimulai, Wakil Presiden Harapkan Kompetisi Sehat
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia

Presiden Duterte Soal Vape: Tangkap yang Kedapatan Menggunakannya

Headline
Presiden Duterte Soal Vape: Tangkap yang Kedapatan Menggunakannya Presiden Filipina (tengah). (Foto: Reuters/Dondi Tawatao)

Pantau.com - Filipina akan melarang penggunaan dan impor e-rokok dan menahan siapa saja yang menggunakannya, kata Presiden Rodrigo Duterte.

Kebijakan yang diambil Filipina itu bersamaan dengan langkah dari sejumlah negara yang melarang alat-alat tersebut yang telah terkait dengan kematian dan kecanduan.

Baca juga: Lontarkan Kritik, Wapres Filipina Ditantang Duterte Jadi Raja Narkoba

Presiden Duterte mengumumkan perintah itu dalam jumpa pers setelah diminta berkaitan dengan laporan Departemen Kesehatan yang menyatakan kasus pertama cedera paru-paru terkait penggunaan rokok elektronik di negara itu.

"Saya akan melarangnya. Penggunaan dan impor. Anda tahu kenapa? Karena ini beracun dan pemerintah punya kekuasaan untuk mengeluarkan langkah-langkah melindungi kesehatan masyarakat dan kepentingan publik," kata Duterte, yang juga melarang merokok di tempat-tempat umum.

Dia juga memerintahkan para penegak hukum menangkap siapa saja yang kedapatan menggunakan e-rokok di depan umum.

Baca juga: 10 Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Hebat di Australia

Duterte, 74, sendiri pernah menjadi perokok berat tetapi kemudian menghentikan kebiasaannya itu setelah dia didiagnosa menderita penyakit yang dapat menyebabkan penyumbatan dalam jaringan darah.

Larangan tersebut dapat menghalangi rencana-rencana perluasan bisnis oleh perusahaan-perusahaan pembuat e-rokok seperti Juul Labs, yang sudah meluncurkan produk-produknya di pasar-pasar internasional, termasuk Fiilipina, di tengah-tengah penumpasan mengenai penggunaan e-rokok di rumah.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: