Pantau Flash
Positif COVID-19 di DKI Jakarta Bertambah Terus hingga 7.153 Kasus
Kasus Positif COVID-19 RI 25.773, Nihil Kasus Baru di 10 Provinsi
Desak Presiden Jokowi Mundur, Ruslan Buton Dibawa ke Jakarta
AS Akhiri Hubungan dengan WHO, Trump: Mereka Dikendalikan China
Ada 4.599 Kendaraan Menuju Jakarta Diputarbalik

Selandia Baru Berikan Hak Tinggal Permanen bagi Penyintas Christchurch

Selandia Baru Berikan Hak Tinggal Permanen bagi Penyintas Christchurch Reaksi salah satu pengunjung Masjid Al Noor yang dibuka kembali di Christchurch,(Foto: Reuters)

Pantau.comSelandia Baru berencana memberi izin tinggal permanen untuk semua penyintas penembakan massal di dua masjid Christchurch, yang menewaskan 50 orang, kata pemerintah pada Selasa 23 April 2019 waktu setempat.

Terdakwa penembakan Brenton Tarrant (28) didakwa dengan 50 dakwaan pembunuhan. Aksi tersebut merupakan penembakan terbesar dalam sejarah Selandia Baru. Serangan teroris ini juga melukai 50 orang lagi saat sedang menunaikan salat Jumat.

Baca juga: Serangan Bom Sri Lanka Disebut sebagai Aksi Balas Dendam Christchurch

Pemerintah mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan permohonan visa bagi para penyintas, namun tidak ada keputusan yang diumumkan. 

Migrasi Selandia Baru mengatakan kategori visa baru yang disebut visa Christchurch Response (2019) telah dibuat. Bagi jemaah yang hadir di dua masjid tersebut, saat mereka diserang pada 15 Maret dapat meminta, demikian pun dengan anggota keluarga langsung.

Pemohon harus sudah tinggal di Selandia Baru pada hari serangan terjadi, sehingga visa tidak tersedia untuk turis setiap pengunjung jangka pendek. Pengajuan visa tersebut sudah dapat dilakukan mulai Rabu.

Baca juga: PM Selandia Baru Jacinda Ardern Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: