Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Selir Raja Thailand, Sineenat Wongvajirapakdi 'Buat' Situs Kerajaan Tumbang

Selir Raja Thailand, Sineenat Wongvajirapakdi 'Buat' Situs Kerajaan Tumbang Sineenat Wongvajirapakdi diangkat menjadi pendamping raja pada bulan Juli (Foto: EPA)

Pantau.com - Situs resmi kerajaan Thailand tumbang dan sulit diakses selama berjam-jam setelah menerbitkan foto-foto candid Sineenat Wongvajirapakdi, perempuan berusia 34 tahun yang menjadi selir Raja Maha Vajiralongkorn (67 tahun).

Foto-foto tersebut antara lain memperlihatkan, Sineenat sedang menerbangkan pesawat tempur jet dan mengeluarkan tembakan. Chao khun pra adalah gelar yang diberikan raja kepada pasangan atau pendampingnya.

Raja Thailand Vajiralongkorn menikahi pengawal pribadi dan menjadikannya ratu. Raja Maha Vajiralongkorn memberikan gelar kepada Sineenat di bulan Juli, dua bulan setelah pernikahannya dengan Ratu Suthida, istri ke empatnya.

Baca juga: Unik dan Rumitnya Penobatan Maha Raja Thailand Vajiralongkorn

Sineenat, seorang mayor jenderal, adalah orang pertama yang diberikan gelar Pendamping Raja dalam periode hampir satu abad.

Situs yang menerbitkan foto tersebut sempat berhenti beroperasi karena menerima lalu lintas yang tinggi, lapor kantor berita Reuters.

Biografinya diterbitkan di samping foto-foto itu. Istana Thailand menyatakan raja "memerintahkan pembuatan biografi kerajaan" bagi Sineenat, yang dikatakan adalah seorang pilot, perawat dan pengawal.

Partai yang mencalonkan Putri Thailand sebagai perdana menteri dibubarkan Raja Thailand sebut pencalonan kakaknya, Putri Ubolratana, sebagai PM 'tidak pantas'

Vajiralongkorn menjadi raja setelah ayahnya,Bhumibol Adulyadej, meninggal dunia pada tahun 2016.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: