Seorang WNI Turut Jadi Korban Gempa Taiwan

Gempa Taiwan (Foto: Istimewa)Gempa Taiwan (Foto: Istimewa)

Pantau.com – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) turut menjadi korban dalam gempa 6,5 Skala Richter (SR) yang mengguncang Taiwan Selasa malam, 6 Februari 2018, waktu setempat.


Kementerian Luar Negeri dalam akun twitter resminya mengatakan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mendapat informasi jika WNI tersebut hanya mengalami luka ringan akibat peristiwa itu.


“KDEI mendapatkan informasi adanya 1 WNI luka ringan saat melakukan evakuasi,” tulis akun resmi Kementerian Luar Negeri @Portal_Kemlu_RI, Rabu malam, 7 Februari 2018.


Namun, satu WNI tersebut tidak mengalami luka serius karena langsung diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan di salah satu rumah sakit Hualien, Taiwan. Berdasarkan catatan KDEI, sebanyak 3424 WNI menetap di kawasan Hualien, sebagian besar WNI tersebut diketahui merupakan para pekerja imigran.


Hingga kini, KDEI juga mengaku telah bekerjasama dengan pihak Kepolisian Taiwan, Badan Keimigrasian Taiwan (National Immigration Agency), dan kelompok masyarakat Indonesia untuk mendata korban gempa dan mencari tahu adanya keberadaan korban WNI lainnya di Taiwan.


Gempa terjadi tepat pada Selasa 6 Februari 2018, pukul 23:50 waktu Taiwan itu menewaskan 7 orang dan 258 orang lainnya luka-luka. Selain itu, ratusan orang masih dinyatakan hilang.


Dilansir media lokal Taiwan News, pusat gempa berada 18,3 kilometer (km) dari timur laut Hualien di kedalaman 20 km dengan durasi penuh mencapai 70 detik. Jumlah korban dikhawatirkan bertambah karena saat gempa warga yang terlelap tidur diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Adryan N