Pantau Flash
MPR: Presiden Jokowi Harapkan BPIP Diatur dalam UU
OJK Stop 589 Usaha Pinjaman Daring Ilegal
Revitalisasi BUMDes, Kemendes PDTT Berikan Nomor Registrasi
MPR Dukung Anggaran Sektor Pertanian Ditambah untuk Atasi COVID-19
Rekor Lagi! Ada 1.853 Kasus Baru, Total Positif COVID-19 RI 68.079

Seram, Alligator Ini Justru Jadi Santapan Serangga Besar Berwarna Pink

Seram, Alligator Ini Justru Jadi Santapan Serangga Besar Berwarna Pink lustrasi alligator. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Para ilmuwan di Louisiana menangkap video serangga berukuran sebesar bola sepak besar melahap buaya mati di dasar laut di Teluk Meksiko awal tahun ini.

Dikutip dari Theblaze, Senin (13/5/2019) ilmuwan Craig McClain, Clifton Nunnally, dan River Dixon menjatuhkan dua buaya ke laut sebagai sebuah percobaan untuk melihat sifat buaya ketika dijatuhkan di tempat baru.

Untuk diketahui, penelitian itu juga sebuah Konsorsium Kelautan Universitas Louisiana, guna mempelajari jaringan makanan laut dalam.

Apa yang terjadi?

Baca juga: Mengintip 'Ikan Aligator' Prasejarah yang Ditemukan di Louisiana AS

Reptil itu diberi bobot sebelum dijatuhkan, yang dibawa puluhan mil dari pantai Louisiana tempat mereka dijatuhkan hingga mencapai 1 1/4 mil ke dasar laut, seperti yang terdengar dari suara di balik video.

Dalam 24 jam, isopoda laut dalam raksasa tentang ukuran bola mulai memakan buaya. "Mereka (isopoda)  adalah pemulung yang memakan hewan mati," kata salah satu peneliti dalam video.

Baca juga: Buaya Sepanjang 4 Meter Kagetkan Warga Georgia, Begini Penampakannya

Isopoda berwarna merah muda langsung makan secara cepat dan seakan tidak bergerak. Dalam video berdurasi 6 menit itu, ditemukan oula jika isopoda mampu menembus kulit buaya yang sudah mati itu. 

"Jelas, rahang isopoda menghancurkan," kata peneliti dalam video.

Ilmuwan percaya buaya dan buaya mungkin menjadi sumber makanan terakhir untuk beberapa invertebrata yang hidup jutaan tahun yang lalu.

"Memang, buaya dan makanan buaya jatuh mungkin menjadi perlindungan terakhir yang tersisa dari invertebrata khusus yang juga di lautan purba."


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: