Pantau Flash
Pemkab Bogor Diminta Turun Tangan Atasi Kepadatan Jalur Puncak Saat PSBB
The New Normal, Penumpang Wajib Datang 4 Jam Sebelum Penerbangan
Kasus Positif di Indonesia Capai 26.940, Pasien Sembuh Tercatat 7.637
Resmi! MotoGP Jepang Batal Digelar Akibat COVID-19
23 Mall di Bandung Ajukan Kesiapan Penerapan 'New Normal' di Tengah Pandemi

Serangan Kelompok Separatis di Thailand Selatan Tewaskan 15 Orang

Serangan Kelompok Separatis di Thailand Selatan Tewaskan 15 Orang Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kelompok separatis di Thailand Selatan berulah dan menewaskan sedikitnya 15 orang serta melukai empat sukarelawan pertahanan desa dalam penembakan Selasa malam (5/11/2019) di pos pemeriksaan keamanan. 

Penyerangan di Provinsi Yala, Thailand Selatan, juga menggunakan bahan peledak dan menyebarkan paku di jalanan untuk mempersulit pengejaran, yang digambarkan otoritas sebagai serangan senjata terbesar dalam beberapa tahun belakangan.

"Ini sepertinya ulah para pemberontak," kata juru bicara keamanan regional, Kolonel Pramote Prom-in kepada Reuters.

Baca juga: Trah Ketua ISIS Abu Bakr al-Baghdadi Ditangkap dalam Penyerbuan di Suriah

"Ini merupakan salah satu serangan terbesar dalam baru-baru ini," katanya.

Perlawanan separatis selama satu dekade di Provinsi Yala, Pattani, dan Narathiwat, yang sebagian besar etnik Muslim Melayu di Thailand yang mayoritas Budha, menewaskan hampir 7.000 orang sejak 2004, menurut Deep South Watch, yang memantau aksi kekerasan.

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab, seperti halnya serangan yang terjadi di selatan Thailand.

Baca juga: AS Bangun Pangkalan Militer di Wilayah Penghasil Minyak Suriah

Provinsi Yala, Pattani dan Narathiwat merupakan bagian dari kesultanan Muslim Melayu yang merdeka sebelum Thailand mencaploknya pada 1909.

Sejumlah kelompok separatis di selatan mengaku mereka sedang berjuang untuk mendirikan sebuah negara independen.

Tim Pantau
Sumber Berita
Reuters
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: