Pantau Flash
7.714 Pasien di RSD Wisma Atlet Dinyatakan Sembuh dari COVID-19
7 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Hotel Fasilitas COVID-19 India
Ronaldinho Segera Bebas Setelah Kejaksaan Sepakati Kesepakatan
Polisi Jerat 'Gilang Bungkus' dengan Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan
Juventus Resmi Pecat Maurizio Sarri

Setiap Satu Menit, Satu Orang Meninggal karena COVID-19 di Wilayah Ini

Setiap Satu Menit, Satu Orang Meninggal karena COVID-19 di Wilayah Ini Ilustrasi virus korona (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kasus coronavirus disease 2019 atau COVID-19 di Negeri Paman Sam semakin mengerikan. Menurut hitungan Reuters mengenai kasus kematian harian di negara itu, satu orang meninggal karena korona setiap satu menitnya.

Tercatat sebanyak 1.461 orang meninggal dunia dalam 24 jam, kasus kematian harian tertinggi sejak 27 Mei lalu. Jika diakumulasi total jumlahkan kini telah melampaui 150.000 kematian. Ini adalah angka kematian paling banyak di dunia, demikian dilansir Reuters, Kamis (30/7/2020).

Kasus kematian pasien COVID-19 di AS meningkat secara tajam dalam dua bulan belakangan dan telah naik sebanyak 10.000 selama 11 hari terakhir. Sementara itu, angka kasus infeksi baru per pekan turun mulai belakangan ini sejak penurunan terakhir pada Juni.

Baca juga: Trump: Jika Anda Tidak Bisa Jaga Jarak, Maka Pakailah Masker

Lonjakan kasus positif COVID-19 di Arizona, California, Florida, dan Texas sepanjang bulan ini membuat rumah sakit kewalahan. Pertambahan kasus yang signifikan itu memaksa negara bagian untuk menunda pembukaan kembali aktivitas ekonomi.

Texas mencatat kasus kematian tertinggi di seluruh AS bulan ini dengan angka hampir 4.300 kasus, kemudian disusul Florida dengan 2.900 kasus, dan California dengan 2.700 kasus.

Sementara lonjakan kasus kematian per Juli terjadi di tiga negara bagian tersebut, New York dan New Jersey masih menjadi wilayah dengan kasus kematian tertinggi secara akumulatif.

Dari 20 negara di dunia dengan kasus wabah terparah, AS menempati posisi keenam untuk jumlah kasus kematian tertinggi per kapita dengan catatan sebanyak 45 kasus per 100.000 orang-- setelah Inggris, Spanyol, Italia, Peru, dan Chile.

Baca juga: WNI Positif COVID-19 di Beijing China, Pertama Sejak Desember 2019

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: