Pantau Flash
Disiplin Terapkan Prokes, Ketua Satgas COVID-19 Positif Korona
Total Positif COVID-19 di Indonesia Capai 965.283 dengan 13.632 Kasus Baru
BMKG Prediksi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan Disertai Petir
BPJS Kesehatan Pantau Pemanfaatan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19
Gempa Besar Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara

Stasiun TV Rustavi 2 Digeruduk Massa Gara-gara Hina Mendiang Ayah Putin

Stasiun TV Rustavi 2 Digeruduk Massa Gara-gara Hina Mendiang Ayah Putin Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Kerumunan pengunjuk rasa berkumpul di markas stasiun TV oposisi Georgia Rustavi 2, setelah pembawa acara Gabuniya melanjutkan serangan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan almarhum orangtuanya dengan sumpah serapah.

Terlepas dari keadaan hubungan kedua negara yang semakin panas, para pejabat tinggi Georgia, termasuk menteri luar negeri, perdana menteri dan presiden, bersatu dalam mengutuk kata-kata kasar itu.

Baca juga: Putin: Rusia Siap Dialog Pelucutan Senjata, Kini Terserah AS

Dikutip dari RT, Senin (8/7/2019), beberapa orang Georgia pun melakukan protes serupa soal aksi pembawa acara stasiun opisisi itu. Sementara beberapa melampiaskan ketidaksenangan mereka pada Gabuniya di media sosial.

Selaim itu. ada juga yang berkumpul markas besar Tbilisi, menuntut agar ia dipecat. Beberapa ratus orang terlihat berteriak dan melemparkan telur dan botol ke gedung.

Rustavi 2 terpaksa untuk sementara mengudara karena protes itu, dan mengeluarkan pernyataan yang mengecam pilihan kata-kata Gabuniya, tetapi bukan pesannya.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: