Pantau Flash
KPK Ingatkan Penyelewengan Anggaran Terkait Korona Bisa Dihukum Mati
Pangeran Charles Sembuh dari Virus Korona
Mitigasi Dampak COVID-19, BI Dukung Penerbitan Perppu No 1 Tahun 2020
10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19
Di Tengah Wabah Korona, Menteri Edhy: KKP Akan Berikan Layanan Terbaik

Vonis Mati untuk Robert Bowers, Pria yang Dituduh Dalang Tragedi Pittsburg

Vonis Mati untuk Robert Bowers, Pria yang Dituduh Dalang Tragedi Pittsburg Aparat hukum bersiaga menyusul adanya dugaan penembakan di kantor pusat YouTube di San Bruno, California, Amerika Serikat, Selasa (3/4/2018). (Foto: Reuters)

Pantau.com - Jaksa penuntut AS akan mengupayakan vonis mati bagi Robert Bowers, pria yang dituduh menyerbu sinagoga Pittsburgh tahun lalu dengan senapan semiotomatis dan membantai 11 orang, menurut dokumen pengadilan yang diajukan pada Senin.

Bowers (46) meneriakkan "semua orang Yahudi harus mati" ketika memberondongkan peluru ke jemaat yang melakukan kebaktian Sabbath di sinagoge Tree of Life pada 27 Oktober, menurut pihak berwenang.

Baca juga: Benarkah Koalisi Arab Saudi Ingin Merdekakan Yaman?

Bowers mengaku dirinya tidak bersalah atas 63 dakwaan di Pengadilan Distrik AS di Pittsburgh.

Tuduhan yang ia hadapi termasuk penggunaan senjata api untuk melakukan pembunuhan dan menghalangi kebebasan ibadah beragama yang berujung kematian.

Ia juga membidik orang-orang yang rentan, karena beberapa korbannya merupakan lansia, serta tidak menunjukkan rasa penyesalan, kata JPU dalam dokumen tersebut.

Baca juga: Pengikut ISIS yang Terinspirasi Tragedi Pittsburgh Ditangkap FBI

Pengacara Bowers, spesialis hukuman mati Judith Clarke, tidak langsung membalas telepon untuk dimintai komentar.

Penembakan massal tersebut terjadi setelah maraknya jumlah kejahatan rasial serta kelompok rasial di AS, menurut berbagai laporan Biro Investigasi Federal (FBI) dan Southern Poverty Law Center.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: