Warga Rusia Berbondong-bondong Melarikan Diri Usai Putin Umumkan Wajib Militer untuk Melawan Ukraina

Headline
Warga Rusia melarikan diri setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan wajib militer bagi rakyatnya. (BBC)Warga Rusia melarikan diri setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan wajib militer bagi rakyatnya. (BBC)

Pantau – Warga Rusia terutama laki-laki melarikan diri dari negaranya setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan wajib militer untuk perang menghadapi Ukraina.

Sebuah antrean panjang terlihat di perbatasan negara Georgia. Antrean panjang mencapai 5 km dan tidak bergerak. Bahkan ada beberapa warga yang turun dari kendaraannya untuk merenggangkan kaki, dilansir BBC, Jumat (23/9/2022).

Pihak Kremlin menyatakan bahwa para warga Rusia yang mampu untuk bertarung dalam perang Ukraina memilih kabur.

Seorang warga yang diwawancarai oleh BBC mengatakan bahwa ia tidak ingin berpartisipasi dalam perang dengan Ukraina dan memilih kabur dari negaranya menuju Georgia.

Georgia merupakan salah satu negara yang boleh dimasuki warga Rusia tanpa harus meminta visa.

Sedangkan Finlandia yang berjarak 1.300 km dari perbatasan Rusia mewajibkan visa bagi setiap warga asing untuk memasuki negaranya.

Menteri Dalam Negeri Jerman memberi isyarat bahwa warga Rusia yang melarikan diri dari wajib militer akan diterima di negaranya.

[Laporan Kaorie Zeto Hapki]

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan