10 Mahasiswa Ditangkap gegara Ricuh saat Demo Tokak Harga BBM Naik di DPRD Jabar

Headline
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Pantau – Sebanyak 10 orang mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung diamankan polisi karena melakukan kericuhan saat aksi demo penolakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Gedung DPRD Jawa Barat. dengan Kericuhan dilakukan dengan melemparkan batu dari luar gedung.

“Diamankan 10 orang dan ada 2 orang DPO,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Ibrahim Tompo,di Bandung, Kamis (22/9/2022).

Dua Daftar Pencarian Orang (DPO)itu diduga merupakan orang yang memulai kericuhan dengan cara melempar batu ke kawasan Gedung DPRD Jawa Barat.

“Dua mahasiswa yang sengaja menyuruh untuk memancing keributan dengan mendorong serta melempar batu ke arah petugas,” katanya.

Ibrahim mengatakan pihaknya akan mencari tahu agenda dari dua orang DPO itu melakukan provokasi.

Adapun kericuhan itu terjadi pada Kamis (22/9) sore, saat berbagai elemen mahasiswa di Bandung menyampaikan aspirasi soal kenaikan harga BBM. Saat itu sejumlah orang dari arah massa aksi melempari petugas.

Kemudian polisi melakukan tindakan dengan membubarkan massa aksi, dan menyisir massa di kawasan Jalan Diponegoro hingga ke kawasan Jalan Ir H Djuanda (Dago) untuk memastikan massa membubarkan diri.

Ibrahim pun menyatakan, pihaknya menyayangkan adanya aksi yang berujung kericuhan tersebut. Pasalnya, ia mengatakan pihak kepolisian sudah bersikap humanis dalam mengamankan jalannya aksi tersebut.

“Namun karena sudah anarkis terpaksa diambil langkah penindakan sesuai Protap 01,” kata dia

Untuk itu, ia pun berharap kejadian serupa tidak terjadi kembali. Dia mengimbau kepada massa unjuk rasa untuk selalu bijaksana menggunakan haknya dalam menyampaikan aspirasi.

“Kami akan cari apa agenda dari orang tersebut, sehingga berusaha memprovokasi situasi,” kata Ibrahim.

 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia