Pantau Flash
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November

2 Balita Diisolasi di RSUP M Djamil Padang Terkait Korona, Begini Kisahnya

2 Balita Diisolasi di RSUP M Djamil Padang Terkait Korona, Begini Kisahnya Ilustrasi virus korona. (Pixabay)

Pantau.comRumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat mengisolasikan dua orang balita yang berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) Corona Virus Disaese (COVID-19).

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang Gustavianof di Padang, Jumat membenarkan hal itu. Ia mengatakan saat ini kedua balita tersebut tengah menjalani perawatan di ruangan isolasi.

"Kedua balita tersebut telah dirawat sejak beberapa hari yang lalu. Mereka mengalami demam, batuk serta sesak napas," ujar dia, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Aa Gym Minta Warga Tak Tolak Pemakaman Jenazah COVID-19

Lebih lanjut ia mengatakan pihak RSUP M Djamil Padang telah melakukan pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan terhadap kedua balita tersebut. "Hasil pemeriksaan swab hidung dan tenggorokannya sudah kami kirim. Sekitar dua atau tiga hari lagi hasilnya akan keluar," kata dia.

Ia juga mengatakan sebelum diisolasi, kedua pasien balita tersebut memang pernah berhubungan langsung dengan seorang warga yang baru datang dari luar daerah atau daerah terjangkit.

“Bukan dengan orang tua mereka, tetapi salah satu dari anggota keluarga mereka yang baru pulang dari luar daerah," kata dia.

Baca juga: Jumlah Pasien Positif Korona di DKI Jakarta Hampir Menembus 1000 Orang

Setelah berhubungan langsung, kedua balita itu mengalami gejala batuk, demam hingga sesak napas. Kemudian dirawat di RSUP M Djamil Padang.

Kemudian ia juga mengatakan mengenai kedua pasien balita tersebut belum bisa dipastikan positif COVID-19 atau tidak. Karena hasil laboratorium nya masih belum keluar.

"Akan tetapi kami tetap tetap menangani keduanya sesuai standar operasional prosedur (SOP) yaitu dirawat di ruang isolasi," kata dia.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta