Kejagung Periksa Direktur PT Zayan Putra Perkasa soal Kasus Pabrik BFC PT Krakatau Steel

Headline
Gedung bundar Jampidsus (Foto: Syrudatin/Pantau.com)Gedung bundar Jampidsus (Foto: Syrudatin/Pantau.com)

Pantau – Tim penyidik Jampidsus Kejagung memeriksa satu orang saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik Blast Furnace Complex (BFC) PT. Krakatau Steel pada 2011.

“Memeriksa 1 (satu) orang saksi yang terkait dugaan Korupsi proyek pembangunan pabrik Blast Furnace oleh PT Krakatau Steel pada tahun 2011,” ujarnya, Kamis (30/6/2022).

Menurut Kapuspenkum, saksi yang diperiksa berinisal RM (Direktur PT Zayan Putra Perkasa).

“Diperiksa yang hubungannya dengan BFC Project adalah selaku vendor PT KE dalam menyediakan pekerjaan kontruksi area BFC dengan jumlah kontrak sebanyak 26 kontrak,” ujarnya.

Ketut menambahkan, kontrak tersebut dalam bentuk Job Order senilai total Rp7.767.185.900.-, dan pekerjaan sudah diselesaikan 100 persen.

“Namun, pembayaran yang dilakukan PT KE berdasarkan tagihan (invoice) hanya sebesar Rp6.548.351.720.- sehingga terdapat selisih yang belum dibayar PT KE sampai dengan sekarang sebesar Rp1.218.834.180.-,” pungkasnya. (Laporan: Syrudatin)

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih